JUMAT 18 NOVEMBER 2016

MAUMERE – Kepala desa (Kades) Gera kecamatan Mego kabupaten Sikka diharuskan mengembalikan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang diselewengkan selama kurun waktu 2014 sampai dengan 2016 sebesar sekitar Rp140 juta rupiah.



Demikian disampaikan kepala kantor Inspektorat kabupaten Sikka Robertus da Silva saat ditemui Cendana News, Jumat (18/11/2016) di kantornya.

Dikatakan Robert sapaannya, Vincentius Osias Saka selaku kades Gera diharuskan mengembalikan dana desa ini paling lama  31 Desember 2016 dan bila dalam rentang waktu tersebut belum bisa dikembalikan maka akan diambil tindakan lebih lanjut.

“Bila dia tidak mengembalikan maka kita akan membahasnya di majelis tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi untuk menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil, “ terangnya.



Dari beberapa staf di kantor desa Gera yang namanya juga tercantum di dalam daftar rekomendasi inspektorat untuk mengembalikan dana yang diselewengkan lanjut Robert, terdapat 3 staf desa yang sudah mencicil.

Untuk diketahui, Kepala Desa Gera dilaporkan  oleh ketua BPD desa Gera ke Inspektorat Sikka, Kejaksaan Negeri Maumere dan Polres Sikka karena diduga menyelewengkan dana desa dan pembangunan kantor desa.

Pihak kepolisian dan kejaksaaan meminta agar proses di Inspektorat Sikka dilakukan terlebih dahulu sebab persoalan ini masih ditangani dan tenggang waktu masih diberikan pihak Inspetorat untuk mengembalikan  dana tersebut.

Jurnalis:  Ebed de Rosary/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ebed de Rosary


Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: