RABU 2 NOVEMBER 2016 

MAUMERE – Para guru yang mengajar di kabupaten Sikka dilarang untuk merokok di dalam areal sekolah apalagi saat proses belajar mengajar berlangsung. Kebiasaan ini bisa ditularkan ke anak didik sebab mereka melihat dan bisa jadi akan menirunya.
Para guru SMAN 1 Maumere yang sedang mendengarkan pengarahan dari Kadis PPO Sikka.
Kepala dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) kabupaten Sikka, Simon Subsidi,Ssos.


Demikian ditegaskan kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Sikka, Simon Subsidi,Ssos saat ditemui Cendana News, Rabu (2/11/2016) siang. Kalau guru saja dilarang, apalagi anak didik.

“Kalau ada guru yang merokok di areal sekolah silahkan para murid dan orang tua melaporkan kepada saya, lewat pesan singkat pun tidak apa supaya tidak ketahuan,“ ujarnya.

Dikatakan Simon, guru harus menjadi contoh agar anak didik pun tidak merokok di areal sekolah. Selain itu, para guru juga hendaknya memberikan contoh positif dengan selalu datang ke sekolah tepat waktu.

Mantan kepala Inspektorat Sikka ini pun meminta agar para guru dan anak didik untuk menjahui minuman keras seperti arak atau moke. Mengkonsumsi miras akan membuat malas dan gampang berbuat onar bila sudah mabuk.

“Kita lihat saja saat tes kesehatan masuk polisi dan tentara, banyak anak-anak di Sikka ini yang tidak lulus tes.Ini dampak dari mengkonusmi minuman keras tadi,” paparnya.

Para siswa dan guru pun diminta pria asli Mapitara ini untuk tidak begadang sebab pasti akan mengantuk saat kegiatan belajar mengajar pagi harinya.Siswa pun diharapkan untuk menjaga karakter dengan berbuat positif dengan tidak terlibat dalam tindak pidana.

Simon juga berharap agar anak sekolah di Kabupaten Sikka khususnya siswa SMA/SMK dan perguruan tinggi untuk tekun belajar dan melakukan kegiatan positif di luar jam sekolah. Harus ditumbuhkan semangat untuk bersaing meraih prestasi.

“Sudah banyak anak didik di Sikka yang berprestasi di bidang akademik maupun seni serta olahraga baik di tingkat provinsi maupun nasional dan internasional. Ini bisa menjadi contoh bagi siswa dan mahasiswa lainnya,” pungkasnya.

Jurnalis: Ebed de Rosary/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ebed de Rosary
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: