RABU 16 NOVEMBER 2016

BALIKPAPAN---Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kalimantan Timur dan Utara melanjutkan pemetaan sektor usaha lebih rinci di wilayahnya. Pemetaan yang dilakukan bertujuan memperkirakan potensi penerimaan pajak, sekaligus memperkirakan potensi wajib pajak yang ikut Tax Amnesty.

Kepala Kanwil DPJ Kaltimra Samon Jaya.
Kepala Kanwil DJP Kaltimra, Samon Jaya menjelaskan pemetaan Sektoril itu merupakan pemetaan potensi pajak berdasarkan kategori profesi. "Beberapa profesi yang telah didata adalah dokter, konsultan pajak, Notaris, pengacara, dan arsitek," ucapnya di sela aktivitasnya.

Berdasarkan catatan Kanwil DJP, wajib pajak orang pribadi berprofesi dokter berjumlah 3.059. Profesi dokter merupakan potensi penerimaan pajak terbesar dari hasil pemetaan yang telah dilakukan.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyelaraskan data dengan pemerintah daerah, dan asosiasi dengan menjalin kerjasama.

"Data yang dimiliki kantor pajak sepenuhnya sama dengan kondisi faktual di lapangan," tandasnya.

Samon menambahkan pada periode II tax amnesty berupaya menyentuh semua sektor jenis usaha, yang belum tersentuh pada periode pertama. 

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: