KAMIS 17 NOVEMBER 2016

WAIKABUBAK – Aparat kemanan harus bertindak tegas terhadap segala aksi unjuk rasa yang bersifat anarkis dan menganggu keamanan dan kenyamanan orang lain.

Sosialisasi arahan Panglima TNI oleh Kadim 1613 Sumba Mayor In. Kasim di depan guru dan siswa SMAN 1.



Demikian disampaikan Kasdim 1613 Sumba Mayor Inf. Kasim S.ag saat sosialisasi arahan panglima TNI kepada para siswa dan guru SMAN1 Waikabubak Sumba Barat, Rabu (16/11/2016).

Dalam rilis  yang diterima Cendana News Rabu (16/11/2016) Kasdim Sumba Barat mengatakan TNI dan Polri dalam mengawal unjuk rasa tetap berpatokan pada undang-undang.

“Bila unjuk rasa sudah memasuki tahap anarkis maka tugas aparat keamanan untuk melakukan penindakan sebab hal ini sudah bertentangan dengan undang-undang,” tegasnya.

Demokrasi pada level tertentu kata Mayor Kasim, bisa di kendalikan. Rambu-rambu  hukum harus ditegakkan terhadap SARA dan pelecehan simbol-simbol negara.

Penyalahgunaan narkoba lanjutnya, masih menjadi tugas kita bersama untuk memberantas dan memeranginya. Kasdim juga berterima kasih kepada kepala sekolah, guru dan siswa atas kesediaannya untuk menerima dan mendengarkan sosialisasi arahan presiden dan panglima TNI.

“Pelaksanaan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kemajuan wilayah binaan kodim 1613 Sumba Barat agar masyarakat tidak terbawa dengan isu  negatif yang berkembang,” terangnya.

Setelah demo  4 November tutur Kasdim Sumba Barat, beredar isu-isu yang dapat meruntuhkan sendi-sendi berdirinya negara yaitu persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini yang harus diwaspadai semua elemen bangsa dan negara ini.

Dengan memberikan pemahaman melalui sosialisasi ini sambungnya, diharapkan agar wilayah Sumba Barat terus nyaman, aman dan kondusif sehingga masyarakat dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari berjalan dengan baik.

“Mau mengajar aman di jalan, petani bisa fokus bekerja  di sawah atau ladang karena tidak ada gangguan masalah keamanan. Dengan demikian roda perekonomian akan berjalan dengan lancar,” sebutnya.

Dipaparkan Kasdim, bila situasi negara berjalan aman dan damai  maka pertubuhan ekonomi makin cepat. Harus diingat negara Indonesia ada karena semua warga negara bersatu dalam keanekaragaman baik suku, agama, ras dan golongan.

Dirinya juga mengajak agar para sisiwa dan guru yang hadir bisa memberikan manfaat bagi orang lain serta peduli terhadap diri sendiri dan lingkungan.Semua harus tetap menjaga persatuan dan jangan mudah terpengaruh dengan kondisi yang ada saat ini.

Pihak sekolah yang diwakili kepala sekolah SMAN 1 Waikabubak mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran Kasdim dan Danramil beserta rombongan yang telah memberikan sosialisasi kepada pihak sekolah.

Pemahaman ini sebut kepala sekolah, sangat mahal harganya. Untuk itu mari kita menjaga pemahaman ini dengan baik untuk kita laksanakan bersama.Kepala sekolah juga mengajak kepada seluruh guru dan siswa untuk menjaga persatauan dan kesatuan negara Republik Indonesia. 

Acara Sosialisasi arahan Presiden dan Panglima TNI dihadiri sekitar 76 orang  siswa dan guru. Aacara yang berakhir pukul 12:10 WITA ini berlangsung dengan penuh keakraban.

Jurnalis: Ebed de Rosary/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ebed de Rosary
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: