SELASA, 29 NOVEMBER 2016
JAKARTA---Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri diberitakan kembali berhasil menangkap seorang terduga teroris yang diidentifikasi bernama Hendra alias Abu Pase di sebuah tempat pemancingan umum yang terletak di Jalan Ismaya Raya, Pondok Benda, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Minggu (27/11/2016), pada sekitar pukul 17:00 WIB.

Menurut keterangan Irjen Pol. Boy Rafli Amar, Kepala Divisi Humas (Kadivhumas) Mabes Polri, penangkapan Hendra, seorang terduga teroris karena dirinya diduga masih berkaitan dengan Rio Priatna Wibawa (24), seorang terduga jaringan kelompok teroris asal Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Rio Priatna Wibawa sebelumnya telah berhasil diringkus di rumah kediamannya di Majalengka.

Kadiv Humas Mabes Polri, Boy Rafli Amar, memberikan keterangan mengenai penangkapan seorang terduga teroris di Tangerang Selatan.
Penangkapan Hendra atau Abu Pase tersebut seolah melengkapi keberhasilan Tim Densus 88 Mabes Polri yang sebelumnya telah berhasil menangkap dan mengamankan beberapa terduga teroris hanya dalam waktu satu pekan terakhir. Masing-masing adalah Rio Priatna Wibawa diringkus di Majalaengka, kemudian Syaiful Bahri atau Abu Syifa diringkus di Serang dan Bahrain Agam diringkus di Aceh Utara.

Kelompok teroris asal Majalengka pimpinan Rio Priatna Wibawa tersebut diduga merencanakan akan membuat atau merakit bahan peledak atau bom dengan daya ledak  tinggi (TNT) yang melebihi daya ledak bom Bali pada tahun 2002. Kelompok teroris Majalengka diduga akan merencanakan aksi teror dengan sasaran Kompleks DPR/MPR Senayan, Mabes Polri dan sejumlah stasiun televisi nasional di Jakarta.

"Hendra alias Abu Pase terduga seorang teroris berhasil ditangkap di sebuah lokasi tempat pemancingan ikan di Jalan Ismaya Raya, Pondok Benda, Kota Tangerang Selatan. Hendra diduga berkaitan dengan Kelompok Teroris Majalengka. Hendra juga diduga berperan sebagai pihak pemberi uang tunai sekitar 2 juta rupiah untuk keperluan pembuatan merakit bahan peledak atau bom," demikian penjelasan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Boy Rafli Amar, kepada wartawan seusai mendampingi Kapolri di Jakarta, Senin sore (28/11/2016).


Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Satmoko / Foto: Eko Sulestyono
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: