SELASA 22 NOVEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Keaktifan masyarakat Balikpapan mengikuti program nasional Keluarga Berencana (KB) cukup besar. Hal ini terlihat dari jumlah kepesertaan program KB di kota ini sudah melampaui target Nasional 65%..

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Balikpapan, Sri Wahyuningsih

Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Balikpapan, Sri Wahyuningsih peserta program KB di Balikpapan kini mencapai 66,7%  dengan 105 ribu pasangan subur (di bawah usia 49 tahun).

"Keberhasilan program KB di kota ini juga ada peran serta kader dalam menciptakan inovasi juga menjadi pendorongan pasangan subur ikut program KB. Dengan membuka poli KB Kesehatan sebagai tempat koordinasi kader serta konsultasi masyarakat sekitar," jelasnya Selasa, (22/11/2016).

Ia menyebutkan setiap tahun kepesertaan KB meningkat 0,5 persen.  Ada 105 ribu pasangan subur (di bawah usia 49 tahun) yang telah melakukan program KB pada tahun ini.

"Aksi penyisiran dan sosialisasi bagi pasangan yang belum ber-KB maupun yang telah memiliki anak lebih dari dua, terus dilakukan bersama kader posyandu dan puskesmas," kata perempuan yang akrab disapa Yuyun.

Lanjutnya, banyak manfaatnya bagi warga yang ikut program KB di antaranya  bisa mengatur jarak usia anak. Apalagi biaya pendidikan anak mulai mahal. Tak hanya itu, jarak ideal kelahiran minimal 2 tahun. Selain itu, ketahanan keluarga relatif bisa terjaga karena biaya hidup bisa diatur dengan baik.

"Program KB ini sangat banyak manfaatnya. Sehingga kami akan jemput bola, dengar konsultasi, kami langsung tindak. Misalnya kami rujuk ke puskesmas terdekat. Pelayanan kesehatan ibu hamil juga dilakukan untuk menghindari bertambahnya kematian ibu dan anak," tambahnya.

Jurnalis:  Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: