SELASA, 1 NOVEMBER 2016

SUMENEP --- Puluhan mahasiswa Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi unjukrasa di depan kantor Pemerintah Daerah (Pemda) setempat pada hari Selasa (1/11/2016). Mereka menuntut segera menyelesaikan berbagai persoalan yang sangat tidak berpihak terhadap rakyat kecil, pasalnya penataan birokrasi yang amburadul tersebut membuat kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak berjalan baik sesuai harapan masyarakat.


Selama ini kinerja dinas yang ada di ujung timur Pulau Madura kinerjanya memang patut dipertanyakan, sebab kemampuan yang dimiliki para pimpinan dinas tersebut sangat diragukan. Hal itu terlihat dari program yang dijalankan kurang menyentuh terhadap masyarakat, sehingga terkesan hanya mengedepankan kepentingan pribadi, karena sampai sekarang masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi, seperti infrastruktur, fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan yang seringkali dikeluhkan.

“Sampai saat ini pemerintah daerah terkesan mengabaikan terhadap berbagai persoalan yang yang terjadi di masyarakat, sehingga kinerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) patut dipertanyakan. Apa yang mereka kerjakan kok programnya sama sekali tidak menyentuh kepada masyarakat,” kata Alif Rofik, Kordinator Aksi unjukrasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa (1/11/2016).


Disebutkan, bahwa hingga sekarang banyak program yang dijanjikan oleh Bupati dan Wakil Bupati daerah ini tidak kunjung terealisasi, hal itu akibat Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada diberbagai dinas kemampuannya sangat rendah, sehingga tidak bisa menjalankan program dengan baik. Maka dari itu selayaknya para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang kemampuannya sangat tidak memungkinkan harus segera dicopot, karena jika terus dibiarkan nantinya masyarakat yang akan menjadi korban.


“Perjalanan roda pemerintahan di daerah ini sangat lamaban, hal itu terbukti banyaknya dinas dilingkungan pemerintah daerah ini tidak berjalan sebagai mana mestinya. Bahkan itu hanya terkesan mengesampingkan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Dalam aksinya, selain menggelar orasi, para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Sumenep ini juga membawa poster kecaman terhadap kinerja pemerintah daerah yang amburadul.

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : M. Fahrul
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: