KAMIS, 17 NOVEMBER 2017

CATATAN JURNALIS---Markas Komando (Mako) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) sebagai pusat komando taktis tempur laut sedang mempersiapkan diri menyambut Hari Armada RI, 5 Desember 2016 mendatang. Panglima Armada Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia S.Sos mengatakan, dengan 2/3 wilayah RI yang merupakan lautan, maka perlu terus menggugah semangat jiwa kemaritiman dan jiwa nasionalisme generasi muda Indonesia.

Pintu gerbang utama Mako Koarmabar diapit sepasang rudal Exocet MM-38, salah satu senjata strategis TNI AL sejak 1979 yang merupakan senjata utama beberapa kapal perang (KRI) jenis Corvette Class. Rudal ini terakhir ditembakkan oleh KRI Keris-624 dan KRI Nala-363 dalam Latihan Gabungan (Latgab) TNI 1 November 2008 di Laut Jawa. Saat ini TNI AL sudah beralih menggunakan Exocet MM-40 Blok 2 yang lebih canggih.

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia dan beberapa
dokumentasi Latgab TNI.
Memasuki Mako Koarmabar, Cendana News langsung berhadapan dengan monumen yang di sisi kiri dan kanannya terpatri nama-nama para prajurit TNI AL pemberani yang gugur dalam misi-misi tempur Operasi Keamanan PRRI/Permesta (1950-1960), Operasi Trikora 1962, Pertempuran Laut Arafuru 1962 dan Perang Kemerdekaan 1945-1948. Sebuah narasi dalam ejaan lama terpatri abadi di belakang monumen yang berbunyi : Kami tjuma tulang-tulang berserakan/ Tapi adalah kepunjaanmu/ Kaulah lagi jang tentukan nilai tulang-tulang berserakan/ Ataukah djiwa kami melajang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan.

Arahan Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia bagi seluruh prajurit adalah bagaimana prajurit sebagai individu, keluarga, dan masyarakat dapat melakukan sinergi demi membentuk karakter patriot, luhur, tulus dan bermartabat dari prajurit itu sendiri. Semua itu adalah demi memuluskan tugas-tugas pokok Koarmabar, yakni : Melaksanakan operasi intelijen maritim, melaksanakan Operasi Tempur Laut (OMP), melaksanakan operasi laut sehari-hari dan operasi keamanan laut (OMSP), melaksanakan pembinaan kemampuan dan kekuatan komponen SSAT, melaksanakan pembinaan kemampuan peperangan laut, melaksanakan pembinaan kesiapan operasional, dan melaksanakan pembinaan potensi maritim.

Menyongsong Hari Armada RI yang jatuh pada 5 Desember 2016, maka TNI AL khususnya Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) terus berkomitmen menjaga kedaulatan maritim Nusantara dengan sebuah semboyan kuat Ghora Wira Madya Jala yang berarti Kesatria Perkasa di Tengah Samudera.








 Jurnalis: Miechell Koagouw / Editor: Satmoko / Foto:  Miechell Koagouw





Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: