JUMAT 25 NOVEMBER 2016

MAUMERE – Kodim 1603 Sikka berniat menggelar kegiatan ‘Nusantara Bersatu’ dengan menggandeng Pemda Sikka.Kegiatan ini dilaksanakan pada 30 November 2016 di Lapangan Umum Kota Baru Maumere jam 08.00 WITA.

Bupati Sikka Drs.Yoseph Ansar Rera (kiri) dan Dandim 1603 Sikka Letkol Inf.Abdullah Jamali,SIP (kanan).

Demikian disampaikan Dandim 1603 Sikka Letkol Inf.Abdullah Jamali,SIP saat rapat kordinasi persiapan Hari Nusantara di kantor Bupati Sikka Kamis (24/11/2016) dan di Makodim 1603 Sikka Jumat (25/11/2016) pagi.

Dandim Abdullah menyampaikan, penyelenggaraan kegiatan nanti akan melibarkan sekolah-sekolah yang ada di Maumere,tokoh adat dari berbagai etnis yang ada dan tinggal di Kabupaten Sikka yang hadir ndengan mengenakan pakaian adat masing masing.

Juga kata Dandim Sikka, akan hadir elemen masyarakat,tokoh masyarakat serta pimpinan agama yang ada di Sikka. Kegiatan diisi dengan pentas budaya dan orasi kebangsaan yang mengacu pada 4 konsensus kenegaraan untuk menghindari upaya yang bisa memecah belah bangsa.

“Para budayawan dan pelajar akan membacakan puisi yang bertemakan 'Indonesiaku, Indonesiamu dan Indonesia Kita'. Kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin tokoh lintas agama,” terangnya.

Saat rapat kordinasi yang dihadiri semua elemen ini, Dandim 1603 Sikka juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sikka untuk tetap rukun dan damai sebagaimana yang telah berlangsung selama ini.

Sementara itu Bupati Sikka Drs.Yoseph Ansar Rera mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ‘Nusantara Bersatu’ ini dimaksudkan untuk mempererat dan menjadi penyemangat agar warga kabupaten Sikka tetap rukun dan hidup berdampingan dengan damai.

“Saya berharap para camat bisa memobilisasi  tokoh adat dengan berpakaian adat. Gunakan media radio untuk membawakan acara kebangsaan ber koordinasi dengan dandim. Untuk tokoh agama diharapkan mengumumkan di masjid, gereja dan wihara,” tuturnya.

Dan Lanal Maumere Kolonel Marinir Firman Johan menegaskan, Sikka merupakan barometer politik di NTT sehingga apabila Sikka bergolak maka Flores dan Kupang juga ikut bergolak sehingga perlu dijaga keamanannya.

Ada beberapa agenda yang membutuhkan energi antara lain 30 November Hari Nusantara Bersatu 5 Desember ada inspeksi Pangdam Udayana guna mengecek persiapan pasukan dan lokasi Waduk Napung Gete.

“Pada tanggal 12 Desember peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tanggal 13 Desember kunjungan Presiden RI Jokow Widodo serta tanggal 25 Desember perayaan Natal yang diikuti perayaan  tahun baru,” ungkapnya.

Sementara itu Wakapolres Sikka Kompol Muhamad Saleh mengatakan, pada intinya Polres Sikka mendukung segala kegiatan tersebut dengan melibatkan anggotanya.

Menjelang Natal dan tahun baru pihaknya akan menggelar operasi pekat, dan operasi lilin dengan melibatkan berbagai instansi serta akan diadakan gelar pasukan dan pengamanan. Pihaknya mendapat informasi masyarakat Sikka  tidak ikut ke Jakarta untuk demo.

“Kami menghimbau kepada peserta rapat untuk berhati-hati terkait media sosial karena apabila kita ikut menyebarluaskan kebencian dan lainnya akan berhubungan dengan hukum,” tegasnya.

Hadir dalam keegiatan rapat kordinasi, Bupati Sikka, Drs.Yoseph Ansar Rera, ketua DPRD Sikka, Rafael Raga,SP, Dandim 1603 Sikka Letkol Inf.Abdullah Jamali,SIP, Dan

Lanal Maumere, Kolonel Marinir Firman Johan serta Wakapolres Sikka Kompol Muhamad Saleh. Turut hadir, Kejari Maumere Martiul,SH,Kabag Humas Pemda Sikka Germanus Goleng, para pimpinan SKPD,pimpinan agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat serta berbagai elemen masyarakat.

Jurnalis: Ebed de Rosary/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ebed de Rosary



Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: