SELASA 15 NOVEMBER 2016

JAKARTA---Komisi yang membidangi Komunikasi dan informatika Dalam hal ini, telah menyiapkan sejumlah poin penting yang perlu diatur dalam revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

Ketua Komisi DPR Abdul Kharis Almasyhari.


Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan bahwa pihaknya akan fokus menyelesaikan dua agenda penting di masa sidang kedua tahun sidang 2016-2017 yang dimulai pada 16 November mendatang.

"Setelah reses nanti, kami akan selesaikan revisi UU Nomor 32 tahun 2002 serta menyiapkan usulan rancangan undang-undang perlindungan data pribadi," sebut Abdul Kharis dalam keterangannya yang diterima  Cendananews  di Senayan, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Undang Undang Data Pribadi, jelas dia, Komisi I mengusulkan agar dimasukkan dalam program Legislasi Nasional (Prolegnas 2016), karena melihat mendesak atau urgensi masalah data pribadi. RUU tersebut  mengatur, setiap orang memiliki privasi, maka tidak berhak mengakses data orang perorang secara bebas.

"Dengan begitu, saya berharap tidak ada abuse of power orang satu ke orang lain," imbuhnya

Disampaikan, untuk revisi UU Penyiaran, perkembangan terakhir sudah dalam tahap sinkronisasi usulan Komisi I DPR. Karena itu, ditargetkan pada akhir masa sidang kedua tahun sidang 2016-2017 bisa dietujui untuk disahkan menjadi UU.

Lanjutnya, konten utama dalam revisi UU Penyiaran sudah selesai, sehingga diperkirakan pembahasannya akan cepat selesai.

"Kami targetkan masuk ke pembicaraan Tingkat I dalam Rapat Paripurna DPR pada akhir masa sidang besok, untuk disahkan menjadi UU," pungkasnya.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Adista Pattisahusiwa
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: