MINGGU, 20 NOVEMBER 2016
PEKAN BARU---Kopi khas Banda Aceh atau lebih di kenal dengan nama kopi Aceh hadir dan menghiasi stan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Langsa, Banda Aceh, di Festival Media (Fesmed) AJI yang digelar di kota Pekan Baru, sejak Sabtu dan Minggu, 19-20 November 2016.

Selain menjual kopi Aceh, pedagang kopi Aceh juga menyajikan cara membuat kopi agar enak saat dinikmati. Cara membuat kopi Aceh juga berbeda dengan kopi lainnya. Kopi yang telah dimasak kemudian dicampur dengan cara diangkat ke atas kemudian balik ke bawah dan dilakukan beberapa kali. Semakin lama dilakukan kopi akan semakin nikmat ketika dihidangkan.

Menurut Asrul, salah satu warga Pekan Baru yang mampir ke stand AJI Langsa tempat kopi Aceh dibuat, kopi Aceh berbeda dengan kopi lainnya dan rasanya juga sangat enak sehingga saat dikonsumsi atau diminum tidak cukup jika hanya minum segelas.


Produk kopi Aceh yang khas hadir menggoyang lidah warga Pekanbaru.

"Kebetulan saya penikmat kopi sehingga saya mampir untuk menikmati kopi yang telah disajikan dan juga membeli kopi yang sudah dikemas dalam bungkusan yang telah dibawa dari Aceh," kata Asrul pada Cendana News, Minggu, (20/11/2016).

Sementara itu, kopi Aceh yang dijual di stan AJI Langsa yang sudah dikemas dalam bungkusan, sebungkus kopi dijual seharga Rp 20.000. Selain harganya terjangkau bagi penikmat kopi, sebelum membeli kopi bubuk tersebut bisa mencicipi dahulu dan melihat cara penyajiannya agar bisa ditiru ketika disajikan di rumah.


Jurnalis: Ishak Kusrant / Editor: Satmoko / Foto: Ishak Kusrant
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: