SENIN 7 NOVEMBER 2016
 
YOGYAKARTA --- Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program itu, warga diberdayakan untuk lebih memanfaatkan tanah pekarangan sebagai lahan produktif. Setali tiga uang, program itu memberi pekerjaan baru sekaligus tambahan penghasilan.
 
Titiek Soeharto meninjau Kelompok Tani Wanita Maju Lestari Gunung Kidul.
 

Upaya menuju kemandiran pangan, tidak bisa hanya mengandalkan para petani saja. Peran para ibu bahkan dinilai penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah, para ibu bisa menambah penghasilan dari bercocok-tanam sayur mayur, toga, buah dan beragam tanaman palawija lainnya. Setidaknya, dari mengolah tanah pekarangan itu, hasilnya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Hal demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Hediati Soeharto, saat meninjau keberadaan Kelompok Tani Wanita Maju Lestari sebagai penerima dana bantuan program KRPL di Dusun Kranon, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Senin (7/11/2016). 

"Dengan adanya KWT dan program KRPL ini, para ibu bisa lebih berperan meningkatkan kesejahteraan. Dari yang semula hanya merawat anak, lalu bisa beraktifitas yang produktif", ungkap Titiek.
 
 

KRPL merupakan program Kementerian Pertanian yang dilakukan melalui Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Dan Ketahan Pangan, bertujuan memberdayakan masyarakat bersama lingkungannya dengan memanfaatkan pekarangan sebagai lahan produktif untuk pemenuhan gizi keluarga serta pelestarian tanaman pangan lokal yang diharapkan pula mampu menambah pendapatan warga.

Titiek pun berharap, warga bisa memanfaatkan bantuan dana pemberdayaan melalui program KRPL senilai Rp. 15 Juta, sehingga lahan produktif yang dikelola semakin bisa berkembang dan mensejahterakan. 
 
Jurnalis : Koko Triarko/Editor: Irvan Sjafari
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: