SENIN, 28 NOVEMBER 2016
YOGYAKARTA---Jajaran Kepolisian Resort Sleman, tengah menyelidiki adanya temuan keset atau pengesat kaki berbahan kain perca yang di dalamnya terdapat lembaran kertas yang diduga bagian dari Kitab Suci Al-quran. Lembaran kertas diduga bagian dari kitab suci tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga Desa Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

Masyarakat Desa Prambanan di wilayah Kabupaten Sleman maupun Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, sempat merasa resah menyusul ditemukannya keset yang di dalamnya terdapat lembaran kertas diduga bagian dari kitab suci Al-quran. Agar tak semakin memicu keresahan, petugas Kepolisian Sektor Prambanan bersama Muspika setempat segera turun tangan.

AKP Sepuh Siregar, Kasat Reskrim Polres Sleman.
"Bersama Muspika, tadi pagi kami segera mendatangi toko yang menjual keset itu di Pasar Pelemsari, Prambanan, dan mengamankan 16 lembar keset kain perca dari pemilik toko. Dari 16 keset itu, setelah diperiksa dengan cara menyobek bagian luarnya, hanya 2 keset yang ada lembaran kertas di duga bagian dari sebuah kitab Al-quran," jelas Kepala Kepolisian Sektor Prambanan, Komisaris Polisi Yurianto, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/11/2016).

Kompol Yurianto menjelaskan, temuan keset yang berpotensi meresahkan warga tersebut kini ditangani oleh Kepolisian Resort Sleman. Sementara itu, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan apakah lembaran kertas bertulisan Arab tersebut bisa dikategorikan sebagai bagian dari kitab suci Al-quran.

Kompol Yurianto, Kapolsek Prambanan.
Di tempat yang sama, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman, Ajun Komisaris Polisi Sepuh Siregar menjelaskan, kasus itu masih dalam penyelidikan. Sepuh pun juga menyatakan belum ada bukti adanya faktor kesengajaan.

"Bisa saja lembaran kertas bertuliskan Arab itu merupakan sisa percetakan yang secara tidak sengaja atau karena ketidaktahuan pembuatnya, kemudian digunakan untuk membuat keset," jelasnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, petugas masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Di antaranya, memanggil seorang warga anggota Pemuda Muhammadiyah, Prambanan, Rifki Wahyu Saputra (23), yang sedianya memang hendak melaporkan temuan keset tersebut, namun sudah terlebih dahulu petugas Polsek Prambanan dan Muspika setempat melakukan sidak ke Pasar Pelemsari.

Lembaran kertas bertuliskan bahasa Arab dalam keset. 
Saat ditemui di Polsek Prambanan, Rifki menjelaskan, pada awalnya keset dengan kertas bertuliskan Arab di dalamnya itu ditemukan oleh Fauzi, seorang warga desa Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Temuan tersebut kemudian diunggah di Grup WA FOKAM yang merupakan grup dari pengurus dan anggota Pemuda Muhammadiyah.

"Saya kemudian ditugaskan untuk mencari informasi dan pada Minggu 27 November 2016 malam, saya ke rumah Fauzi. Ternyata benar, di dalam keset itu ada lembaran kertas yang diduga bagian dari Kitab Al-quran. Saya mengambil gambarnya dan berencana melapor ke polisi. Tapi, ternyata petugas Polsek Prambanan sudah melakukan sidak terlebih dahulu, dan hari ini saya kemudian dipanggil petugas untuk memberikan keterangan," jelas Rifki.

Rifki Wahyu Saputra.
Menurut Rifki, lembaran kertas yang ditemukan di dalam keset kain perca tersebut merupakan Surat Ali Imran. Sedangkan, dari tiga keset milik Fauzi yang di dalamnya terdapat lembaran kertas bertuliskan Arab hanya dua buah. Dengan demikian, sejauh ini telah ditemukan empat buah keset yang di dalamnya terdapat kertas bertuliskan Arab yang diduga merupakan bagian dari Kitab Al-quran.

Jurnalis: Koko Triarko / Editor: Satmoko / Foto: Koko Triarko
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: