KAMIS, 3 NOVEMBER 2016

ACEH --- Puluhan massa dari Solidaritas Muslim Indonesia Kota Lhokseumawe, menggelar aksi demo Ahok di Kota tersebut, Kamis (3/11/2016). Dalam aksinya massa menyampaikan sedikitnya lima poin pernyataan sikap terkait dugaan penistaan agama oleh Basuki Thahaja Purnama alias Ahok.


Berikut pernyataan sikap dari massa Solidaritas Muslim Indonesia Kota Lhokseumawe tersebut:

1. Kita seluruh umat Islam di Indonesia menjunjung tinggi sikap saling menghormati kehidupan umat  beragama sebagaimana yang tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945.

2. Berdasarkan Undang-undang Dasar 1945:
Pasal 1 ayat (3) negara Indonesia adalah negara hukum
pasal 29 ayat (1) Negara Indonesia berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa
Pasal 29 ayat (2) Negara Indonesia menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan keperceyaan itu.

3. Bahwa Ahok pada 27 September 2016 telah nyata-nyata melanggar Pancasila dan UUD 1945 serta merusak kebhinnekaan Indonesia. Lebih daripada itu, ucapan tersebut juga menistakan kitab suci Alquran, menghina para ulama, dan umat Islam.

4. Berdasarkan hal-hal yang telah disebutkan di atas, maka dengan ini Solidaritas Muslim Indonesia  Kota Lhokseumawe mendesak kepolisian untuk seera bertindak tegas menegakkan hukum secara adil dan transparan terhadap Ahok untuk diadili sesuai dengan peraturan berlaku.

5. Mendukung penuh upaya saudara kami umat Islam di mana pun berada untuk bersama-sama menyuarakan aspirasi pada 4 November 2016 secara tertib, santun dan penuh waspada.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, puluhan massa meggelar aksi demo ‘Tangkap Ahok’ di Lhokseumawe. Aksi yang digelar oleh anak-anak muda tersebut disebut sebagai bagian dari aksi untuk mendukung demo 4 November yang akan digelar di Jakarta.

Jakarta : Zulfikar Husein / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Zulfikar Husein
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: