KAMIS, 10 NOVEMBER 2016

PAMEKASAN --- Puluhan mahasiswa dan umat Katolik di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi penggalangan tanda tangan pada hari Kamis (10/11/2016). Aksi itu merupakan bentuk dukungan terhadap KH. Abd. Rahman Wahit atau Gus Dur agar segera dinobatkan sebagai pahlawan nasional, pasalnya mantan Presiden itu telah mempersatukan umat dari berbagai agama hingga tidak terjadi adanya perselihan.


Aksi penggalangan tanda tangan yang digelar oleh mahasiswa terkabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Orang Muda Katolik (OMK) itu mendesak pemerintah agar secepatnya menobatkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Sehingga dengan adanya pengumpulan tanda tangan tersebut nantinya dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah bahwa dukungan dari masyarakat terhadap Gus Dur terus mengalir.

“Aksi penggalangan tanda tangan di Hari Pahlawan ini agar dijadikan pertimbangan oleh pemerintah untuk menetapkan Gus Dur sebagai tokoh Pahlawan. Karena beliau layak jadi tokoh nasional, makanya tanda tangan yang dikumpulkan ini merupakan dukungan dari masyarakat,” kata Miftah, Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pamekasan, Kamis (10/11/2016).


Disebutkan, bahwa dalam aksi yang mereka gelar akan mengumpulkan sebanyak 1001 tanda tangan dari masyarakat yang ada di daerah ini, sehingga dapat menunjukkan banyaknya dukungan terhadap Gus Dur agar segera ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Sehingga dukungan ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah agar bisa secepatnya menetapkan mantan Presiden itu sebagai tokoh pahlawan sesuai harapan masyarakat.

“Jadi kami minta kepada Presiden melalui Kementerian Soaial (Kemensos) agar secepatnya Gus Dur ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” jelasnya.
.

Selama memimpin Negara, Gus Dur berhasil mepersatukan umat dari berbagai agama hingga tidak ada sedikitpun gesekan yang dapat menjadi permusuhan antar agama. Karena seluruh umat beragama yang ada tanah air ini sangat harmonis, maka dari itu memang sudah selayaknya mantan Presiden itu ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

“Memang patut Gus Dur jadi tokoh pahlawan Nasional, kaena saat memimpin Negara tidak ada perselisihan, permusuhan antar agama,” terang Maria Lusia Ilasabet, salah seorang Umat Katolik yang turut dalam aksi penggalangan tanda tangan dukungan Gus Dur ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.


Dalam aksi itu, masyarakat yang hilir mudik mendatangi untuk memberikan tanda tangan dengan tujuan memberikan dukungan terhadap Gus Dur agar secepatnya ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : M. Fahrul
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: