RABU, 23 NOVEMBER 2016

MALANG --- Industri kreatif di kota Malang nampaknya menunjukkan perkembangan yang positif terutama dari kalangan mahasiswa. Berbagai produk industri kreatif kini terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir dan salah satunya, aksesoris handmade 'Coolamoor' buatan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB).

Josi Mahari Wibowo bersama Finandita di stand Coolamoor
Bermula dari ketertarikannya terhadap dunia usaha sewaktu sekolah menegah atas, Josi Maharani Wibowo bersama dengan Finandita pada tahun 2015 mulai membuka sebuah usaha aksesoris berlabel 'Coolamoor'.

"Dulu awalanya saya juga pernah membuat usaha di bidang makanan yaitu nuget dari tempe dan menjes. Namun setelah memasuki dunia perkuliahan dan bertemu dengan seorang teman (Finandita) yang memiliki tujuan, visi dan misi yang sama, akhirnya pada tahun 2015 kami berdua membuka usaha aksesoris Coolamoor," jelas Josi Maharani, saat mengikuti expo di UB. 

Masih kata Josi, produk-produk aksesoris yang ditawarkan di Coolamoor diantaranya gelang, kalung yang terbuat dari kulit sintetis, rantai hingga benang woll.

"Harganya sendiri bervariasi dan tentunya sangat terjangkau. Untuk aksesoris gelang kisaran harganya 5 hingga 15 ribu rupiah dan 10-30 ribu rupiah untuk kalung," ungkapnya sambil menambahkan, untuk pemasarannya kebanyakan dilakukan secara online.

Produk yang ditawarkan
Sementara itu menurut mahasiswi asli Malang tersebut menyampaikan bahwa kelebihan dari produknya tersebut yaitu bisa dibuat sesuai permintaan (custom), pembuatan tidak lama dan yang terpenting mereka mengutamakan kualitas.

"Kalau sekarang hitungannya kami masih merintis dan memperkenalkan produk. Tapi cita-cita kami nanti kedepannya setelah merek Coolamoor sudah dikenal masyarakat, kami ingin membuat produk untuk laki-laki dan produk pasangan," pungkasnya.
Jurnalis : Agus Nurchaliq / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Agus Nurchaliq
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: