RABU, 9 NOVEMBER 2016

PONOROGO --- Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2017 diusulkan naik Rp 142 ribu dan saat ini tengah menungguh persetujuan dewan pengupahan Jawa Timur. Jika disetujui, hal ini jadi kabar baik bagi para pekerja di Ponorogo. Mengingat daerah tersebut termasuk dalam lima daerah di Jatim yang memiliki UMK terendah.

Kadinsosnakertrans Ponorogo, Sumani
Lima daerah tersebut Trenggalek, Ngawi, Magetan, Ponorogo dan Pacitan. Di tahun 2016 UMK Ponorogo sebesar Rp 1.283.000 juta. UMK 2016 menggunakan penghitungan berbeda yakni berpatokan pada kebutuhan hidup layak (KHL). Beberapa komponen yang dihitung mulai dari biaya transportasi dari rumah ke tempat kerja sampai biaya sewa rumah sederhana di lingkungan wilayah perusahaan.

Kepala Dinsosnakertrans Ponorogo, Sumani menjelaskan, untuk penentuan UMK 2017 ditentukan berdasarkan penghitungan UMK 2017 menggunakan rumus sesuai PP Nomor 78/2015 tentang pengupahan. Unsur penghitungan yang digunakan diantaranya UMK yang tengah berjalan (UMK 2016), tingkat inflasi, serta pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Penghitungan melibatkan serikat pekerja dan asosiasi pengusaha.

"Hasil penghitungannya, UMK 2017 senilai Rp 1.388.000.," jelasnya saat ditemui Cendana News, Rabu (9/11/2016).

Nominal tersebut merupakan hasil penghitungan murni. Menurut Sumani, serikat pekerja mengusulkan pembulatan nominal menjadi Rp 1.425.000. Usulan pembulatan disepakati asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo). Setelah disepakati, usulan tersebut direkomendasikan kepada Bupati Ipong Muchlissoni.

Dinsosnakertrans Ponorogo meyakini tidak ada gejolak buruh di bumi reog. Sebab, serikat buruh dan asosiasi pengusaha di Ponorogo sudah satu suara dengan usulan UMK 2017.

"Sudah dihitung dan disepakati di tingkat daerah, tinggal menunggu keputusan Provinsi," ujarnya.

Perkiraan Sumani akhir November atau awal Desember UMK 2017 sudah resmi ditetapkan. Jika nantinya sudah ditetapkan maka 623 perusahaan besar dan kecil wajib menerapkan UMK baru bagi karyawannya. 
Jurnalis : Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Charolin Pebrianti
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: