SABTU, 26 NOVEMBER 2016
MAUMERE---Untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan semangat juang anak bangsa khususnya generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT), Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sikka menggelar kejuaraan daerah antar pelajar SMP dan SMA/SMK se-Kabupaten Sikka.

Demikian disampaikan Ketua IPSI Sikka, Siflan Anggi, saat membuka kejuaraan daerah pencak silat memperebutkan piala bergilir Bupati Sikka, Sabtu (26/11/2016) di aula Karmel Maumere.

Dikatakan Siflan, penyelenggaraan yang berlangsung dari tanggal 26 sampai 30 November ini diharapkan dapat membangkitkan semangat dan daya juang serta sportivitas yang tinggi bagi remaja NTT sehingga kelak melahirkan generasi NTT yang tangguh dalam menghadapi persaingan global.

Bupati Sikka (kanan) saat menyerahkan piala bergilir kepada Ketua IPSI Sikka.
“Saya berharap semua kontingen agar menjaga suasana kekeluargaan dengan menjunjung tinggi semangat sportivitas. Bukan soal kalah atau menang, juara atau tidak, tapi rasa persaudaraan,” tegasnya.

Siflan pun mengucapkan selamat bertanding, provisiat kepada para pemenang dan bagi atlet yang kalah jadikan kesempatan ini sebagai ajang untuk memperbaiki diri agar pada even lain dapat meraih prestasi yang Iebih baik. Kejuaraan ini memperebutkan piala bergilir Bupati Sikka dan diikuti  6 pengurus daerah, yakni  perwakilan dari Kabupaten Kupang, Flores Timur, Ende, Sikka, Nagekeo, dan Ngada yang mengirimkan 106 atlet pelajar SMP dan SMA/SMK. Hadirnya 1 orang wasit bertaraf internasional, 8 orang wasit bertaraf nasional dan 12 orang wasit bertaraf daerah, diharapkan bisa membuat pertandingan berjalan dengan baik. Kegiatan ini juga sebagai ajang memperkokoh kebhinekaan antar putra-putri NTT khususnya para remaja.

Para atlet berpose bersama Bupati Sikka dan Ketua IPSI Sikka sebelum bertanding.

“Kejuaraan ini sebagai ajang untuk mengetahui seberapa baik atlet remaja NTT dalam menguasai teknik terbaik dan akan menjadi agenda tetap selama 2 tahun yang memperebutkan piala bergilir Bupati Sikka,” ungkapnya.

Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera yang juga Ketua KONI Sikka menyebutkan, berdasarkan UU Nomor 3 tahun 2005 tentang Keolahragaan Nasional diatur 3 ruang lingkup keolahragaan, yakni pertama olahraga kesehatan yang dilaksanakan oleh siapa saja, baik secara mandiri maupun oleh lembaga tertentu untuk even atau dalam perayaan tertentu. Kedua, olahraga pendidikan dimana kepada anak bangsa diberikan pengetahuan tentang keolahragaan yang hidup dan berkembang di negeri ini sekaligus dalam pendidikan ini ditempa latihan-latihan sehingga mampu mendapatkan prestasi. Ruang lingkup ketiga, mewujudkan prestasi olahraga yang difasilitasi oleh KONI. Ada beberapa cabang olahrgaa yang bernaung di bawah KONI dan silat menjadi salah satu olahraga pilihan di NTT untuk meningkatkan prestasi di samping ada pula cabang olahraga lainnya.

Pertandingan perdana pencak silat antar para pelajar dalam Kejurda antar pelajar SMP dan SMA/SMK di NTT.
 
“Saya apresiasi kepada IPSI Sikka walaupun dengan sedikit fasilitasi KONI Sikka, bisa menyelenggarakan even besar ini. Seharusnya even ini diselenggarakan di tingkat provinsi tapi kita berbanggga IPSI Sikka bisa memfasilitasinya,” sebutnya.

Ansar berharap kabupaten lainnya pun bisa menyelenggarakan hal yang sama, jangan menunggu dari IPSI provinsi. Sebagai atlet, tuntutan awal harus disiplin berlatih dan kader-kader muda ini diharapkan suatu saat bisa menjadi pendekar di kabupatennya masing-masing.

Mantan Sekda Ende ini menambahkan, sejak ikut berlatih dirinya tidak disiplin sehingga hanya mendapatkan sabuk putih. Untuk itu dirinya meminta agar para atlet rajin berlatih dan mengikuti pertandingan agar bisa meraih prestasi.

“Karena itu ketika ada momen seperti ini kita berusaha untuk ikut sebab bila kalah kita bisa mempunyai tekad untuk menang nantinya. Saya harapkan setiap tahun even ini bisa diselenggarakan bahkan oleh kabupaten lain supaya nanti kita bisa mengikuti PON. Ini adalah target besarnya,” pungkasnya.

Disaksikan Cendana News, usai acara pembukaan dengan pemukulan gong oleh Bupati Sikka didampingi Ketua IPSI Sikka, acara yang dihadiri Kasdim 1603 Sikka Mayor. Inf. Anak. Agung Gede Arnawa ini dilanjutkan dengan pertandingan.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary


Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: