RABU, 30 NOVEMBER 2016
JAYAPURA---Jelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, Kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua menyiapkan uang tunai sebesar Rp 5,35 triliun guna memenuhi kebutuhan Uang Layak Edar (ULE) yang meningkat signifikan setiap tahun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Joko Supratikto mengatakan, nilai Rp 5,35 triliun siap diedarkan pihaknya dengan cara setoran tunai maupun penarikan perbankan maupun pelayanan Kas Titipan dan Kas Keliling.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Joko Supratikto memberikan pengarahan mengenai sosialisasi uang di Papua seputar Natal dan Tahun Baru 2017.
“Dari Rp 5,35 triliun yang disediakan ini, Rp 400 miliar berada di 4 kas titipan yakni Biak, Timika, Sorong, dan Merauke,” kata Joko Supratikto saat berikan keterangan pers di kantor BI Papua, Kota Jayapura, Rabu (30/11/2016).

Kas titipan merupakan upaya Bank Indonesia dalam menyediakan uang layak edar ke masyarakat melalui perbankan. Tak hanya itu, dikatakan Joko, masyarakat juga dapat menukarkan uang lusuh atau tak layak edar.

“Plafon (batas atas) total Kas Titipan dari ke empat kota tersebut sebesar Rp 700 miliar,” dikatakan Joko.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat akan dibuka Kas Titipan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Kas tersebut akan melayani kabupaten-kabupaten di pegunungan tengah Papua. Dengan adanya Kas Titipan di Wamena, perbankan yang ada di daerah pegunungan dapat uang layak edar dengan lebih cepat dan efisien.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta / Editor: Satmoko / Foto: Indrayadi T Hatta


Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: