MINGGU, 20 NOVEMBER 2016

LAMPUNG --- Olahraga trail adventure semakin diminati masyarakat, khususnya anak muda. Khusus di Lampung Selatan yang memiliki kontur kaya akan tempat petualangan meliputi pesisir pantai, pegunungan, bukit membuat hampir setiap pekan ada komunitas trail adventure offroad yang blusukan ke hutan dan kawasan pinggiran untuk melepaskan kepenatan setelah sepekan beraktifitas. 


Beberapa iven trail edventure bahkan diselenggarakan selain sebagai hobi juga menawarkan hadiah yang cukup menjanjikan mulai dari motor trail hingga mobil. Beberapa iven yang diselenggarakan diantaranya trail Adventure Festival Way Kambas, Trail Adventure Pringsewu, Krakatau Adventure Trail (KAT), Jelajah Gunung Rajabasa (Jagur) serta berbagai iven di wilayah Provinsi Lampung yang diikuti oleh berbagai komunitas penghobi trail di Lampung.

Dampak dari banyaknya penghobi trail adveture, trail offroad tersebut membuat sejumlah kabupaten bahkan memiliki komunitas trail diantaranya komunitas trail Lampung Barat, Komunitas Trail Pringsewu, Komunitas Trail Lampung Barat bahkan hingga ke tingkat kecamatan diantaranya Komunitas Trail Adventure Bakauheni (Trabak). Trail Adventure juga memberi nilai positif bagi para pemilik evenm organizer trail dengan membuat acara untuk menarik minat para penghobi trail ditingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional.

Olahraga yang sedang booming dengan semakin banyak dan tumbuh berkembangnya komunitas kecil mulai di daerah perkotaan hingga pinggiran tersebut diakui juga oleh Catur S.Udiyanto, Hartanto sebagai dedengkot lahirnya komunitas Trail Adventure Bakauheni (Trabak). Catur S.Udiyanto mengungkapkan beberapa iven yang diikuti oleh anggota Trabak diantaranya iven lokal seperti trail adventure Pringsewu, jelajah alam Gunung Rajabasa, jelajah alam Lampung Barat dan beberapa iven di wilayah Lampung. Sementara gelaran iven di kancah nasional yang pernah diikuti diantaranya trail adventure di Garut Jawa Barat.

Aktifitas "njalur" bareng atau melakukan kegiatan adventure trail bersama dengan jalur/trek yang sudah ditetapkan bahkan menjadi aktifitas rutin akhir pekan bagi komunitas trail adventure. Menurut Catur, kegiatan rutin tersebut selain latihan bersama sekaligus mempererat rasa persatuan anggota komunitas, mencoba trek atau jalur baru dan meningkatkan kerjasama antar anggota. Kerjasama tersebut diantaranya saat terjadi kerusakan atau masalah di mesin atau bagian motor trail yang digunakan karena setiap anggota harus sekaligus bisa menjadi mekanik. Kerjasama tim sangat diperlukan dalam sebuah iven karenanya latihan bersama sekaligus menjadi momen untuk berlatih sekaligus simulasi saat iven lomba sebenarnya.

"Menggeluti hobi oofroad adventure tidak bisa lepas dari pertimbangan keselamatan, kondisi mesin, kebersamaan dan tentunya kesolidan tim karenanya kegiatan rutin dilakukan untuk saling mengingatkan dan evaluasi kegiatan yang sudah dilakukan dan membenahi kekurangan yang ada,"ungkap Catur S.Udiyanto sebagai salah satu anggota Trail Adventure Bakauheni saat melakukan kegiatan njalur bareng menuju Tanjung Tua Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (20/11/2016).

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam olahraga trail adventure ungkap Catur diantaranya beberapa alat keselamatan (Safety) yang selain menjadi perhatian pribadi juga harus menjadi perhatian anggota komunitas. Salah satunya adalah kondisi kendaraan trail harus menyesuaikan dengan postur pengendara atau pas dengan karakter tubuh pengendara sehingga nyaman saat digunakan karena aktifitas adventure trail dominan menggunakan kedua kaki sebagai tumpuan saat melibas belantara. Setelah kondisi motor dicek dengan baik mulai dari kekencangan mur/baut, kondisi tuas persneling, tuas rem, kopling, kekencangan rantai, keadaan ban dan akhirnya keadaan mesin maka perlengkapan keselamatan lain juga harus diperhatikan.

Perlengkapan yang wajib digunakan penghobi trail adventure ungkap Catur S.Udiyanto diantaranya helm dengan kualitas standar baik internasional (Snel M95 di atasnya) atau standar nasional Indonesia (SNI0. Peralatan selanjutnya adalah google atau kacamata penting untuk off road adventure karena berguna untuk melindungi benturan. Selanjutnya chest protector/body protector yang harus mencakup seluruh badan dan tulang rusuk bagian atas. Ukurannya tak boleh terlalu panjang dan mengganggu badan dan pas dengan kontur tubuh pengendara.


Perlengkapan lain yang mesti diperhatikan diantaranya sarung tangan yang berguna untuk melindungi tangan dari benturan dengan ranting ranting pohon yang dapat melukai tangan. Sarung tangan harus dipilih senyaman mungkin sesuai dengan kondisi tangan. Selanjutnya pelindung siku (elbow guard, knee protector) yang merupakan alat pengaman yang sangat penting. Selanjutnya septu boot yang didesain melindungi kaki pengendara baik telapak kaki, mata kaki maupun tulang kering untuk menghindari benturan keras saat jatuh atau tertindih motor. Selain alat alat keselamatan tersebut diantaranya pelindung leher (neck brace) serta perlengkapan lain terutama untuk kegiatan kegiatan kompetisi yang berguna mengurangi resiko patah/cedera leher.

Catur mengungkapkan semua anggota Trabak telah mengetahui hal hal tersebut secara teoritis dan bahkan sebagian besar telah menggunakannya bahkan saat hanya melakukan latihan gabungan atau dalam iven besar. Latihan bersama, meningkatkan kemampuan dalam menaklukkan trek trek khusus merupakan keharusan bagi anggota Trabak sebagai komunitas yang berada di ujung Selatan Pulau Sumatera. Komunitas Trabak yang meski masih berumur cukup muda tersebut menurut Catur pun telah ikut meramaikan kancah adventure trail di sejumlah wilayah dan mulai dikenal luas sebagai komunitas yang solid dan mampu menyelenggarakan kegiatan latihan bersama yang diikuti oleh berbagai komunitas yang ada di Lampung. Kontur alam Bakauheni yang terdiri dari pantai, perbukitan, membuat trek Bakauheni menjadi lokasi njalur yang disukai plus dengan pembangunan jalan tol trans Sumatera (JTTS) yang sebagian lahannya cocok untuk jalur adventure.

Sejarah Komunitas Trail TRABAK Bakauheni

Komunitas Trail Adventure Bakauheni (Trabak) menurut penggagas sekaligus dedengkot Trabak salah satunya Hartanto tak lepas dari keinginan para penghobi motor trail Bakauheni untuk memiliki komunitas sendiri. Berangkat dari keinginan, satu misi dan visi akhirnya Trail Adventure Bakauheni mulai terbentuk pada tanggal 28 Okteober 2015 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Pemilihan waktu pembentukan Trabak bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda mengingat semangat sumpah pemuda yang mempersatukan tersebut yang menjadi roh bagi pembentukan komunitas penghobi motor tersebut.

Selain bertepatan dengan Sumpah Pemuda, dominasi anak anak muda yang ikut kegiatan trail adventure Bakauheni merupakan upaya Hartanto, Catur dan kawan kawannya untuk mengarahkan pemuda Bakauheni dalam kegiatan yang positif salah satunya olahraga trail. Berdiri pada tanggal 28 Oktober tersebut didaulatlah Romi Romansah sebagai punggawa puluhan anggota Trabak yang memiliki markas di Way Apus Bakauheni tersebut. Komunitas Trabak bahkan memiliki markas di cafe Kedas yang berada di Way Baka Jalan Lintas Sumatera Bakauheni, 3 Kilometer dari Pelabuhan Bakauheni.

Dipunggawai oleh Romi Romansah, berbagai kegiatan lokal, luar daerah telah diikuti dan gelaran njalur bareng di Bakauheni juga merupakan kegatan rutin yang telah dilakukan oleh anggota setiap pekan dan akhir bulan. Meski sebuah komunitas trail adventure namun Trabak juga memiliki misi misi sosial yang telah dilakukan diantaranya kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Timur tepatnya di Dusun Yogaloka Desa Sumur Kecamatan Ketapang bersama komunitas Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI).

"Berbagai kegiatan kita lakukan selain olahraga juga kegiatan sosial selain itu kita juga memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Kecamatan Bakauheni yang kaya akan tempat wisata,"ungkap Hartanto.

Kegiatan trail yang digelar oleh Trabak, njalur di beberapa trek selalu berhubungan dengan tempat wisata diantaranya dengan melakukan start di Menara Siger yang merupakan tempat wisata di Bakauheni. Selain itu beberapa kegiatan njalur juga berujung di pantai Minangruah Desa Kelawi dan juga destinasi wisata Pulau Mengkudu yang untuk mencapainya akses menggunakan kendaraan trail yang memacu adrenalin sangat tepat dilakukan.

Sebagai salah satu upaya memperkenalkan destinasi wisata, Trabak yang merayakan ulang tahun pertama pun mengajak puluhan anggotanya njalur bareng dari Way Baka menuju ke pantai Tanjung Tua Bakauheni. Tanjung Tua Bakauheni merupakan lokasi paling ujung di Selatan Pulau Sumatera dengan pemandangan cukup indah, spot memancing dan wisata pantai yang terkenal di Bakauheni. Puncak perayaan HUT ke-1 Trabak menurut Romi Romansah, Hartanto, Catur yang membidani kelahiran Trabak dipilih karena merupakan sebuah tempat yang untuk mencapainya memerlukan perjuangan khusus salah satunya menggunakan kendaraan roda dua.

Selain njalur bareng, kegiatan ulang tahun pertama Trabak juga mengajak masyarakat di sekitar Tanjung Tua melestarikan pantai tersebut agar tetap bagus dan terjaga. Salah satu kegiatan yang dilakukan para anggota Trabak diantaranya bersih pantai, doa bersama, sekaligus pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur usia Trabak yang pertama.

"Perjuangan bersama dan juga njalur bersama dalam suka dan duka harus disyukuri dan kita lakukan dengan melakukan kegiatan bermanfaat diantaranya bersih pantai dan kegiatan sosial,"ungkap Romi Romansah sebagai ketua komunitas Trabak.


Ia juga berharap meski merupakan kegiatan olahraga, para anggota komunitas Trabak bisa menjaga rasa kebersamaan dan dalam melakukan aktifitas adventure trail bisa menghormati masyarakat sekitar. Tetap menjaga jalur yang sering digunakan dan dengan mengambil tempat di lokasi wisata memiliki misi semakin mengenalkan tempat wisata di Lampung Selatan salah satunya Tanjung Tua yang sering ramai dikunjungi oleh para wisatawan setiap akhir pekan. Njalur bareng menuju tempat wisata Tanjung Tua sekaligus menjajal trek menuju lokasi tersebut yang terdiri dari jalan aspal, jalan berbatu, jalan rigid, jalan tanah melewati perkebunan kopi coklat, kebun pisang dan berakhir di pantai Tanjung Tua yang menyajikan lokasi dengan pantai biru membentang di Selat Sunda.
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: