SELASA, 1 NOVEMBER 2016

MATARAM --- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, selama bulan Oktober 2016, Nilai Tukar Petani (NTP) NTB mengalami kenaikan 0,24 persen.


"Ada kenaikan pada NTP NTB bulan ini, yaitu sebesar 107,25 persen, kalau dibandingkan bulan September 2016, dimana nilai NTP hanya sebesar 114,90 persen" kata Endang di Mataram, Selasa (1/11/2016).

Dimana pada selama Oktober 2016, tercatat Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPTP) sebesar 107, 20 persen, Nilai Tukar Petani Holtikultura (NTPH) 96,14 persen, NTP Perkebunan Rakayat 95,86 persen.

Sementara NTP Peternak 121,05 persen, NTP Perikanan 101,71 persen yang kemudian dirinci menjadi NTP Perikanan Tangkap tercatat 109,00 dan NTP Perikanan Budidaya sebesar 89,99.

"Berdasarkan hasil pemantauan harga - harga perdesaan pada delapan Kabupaten di NTB, terjadi NTP yang berpluktuatif setiap bulannya, untuk Oktober 2016, dengan tahun dasar (2012=100 NTP NTB berada di atas 100 atau 107,25 persen yang berarti petani mengalami peningkatan daya beli, karena kenaikan harga produksi relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan harga input produksi dan kebutuhan konsumsi rumah tangga" tutupnya.

Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: