KAMIS 24 NOVEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Temuan benda mencurigakan yang diduga bom rakitan di depan pintu masuk sisi timur Kantor Kecamatan Depok, Sleman, pertama kali ditemukan oleh Tugiyo (50), seorang juru parkir setempat, Kamis (24/11/2016), pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Meski berdasar olah tempat kejadian sementara tak ditemukan unsur peledak, namun pihak keamanan kecamatan akan menambah jumlah personil keamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Petugas Jihandak Polda DIY bersiap evakuasi.
Ditemui usai evakuasi benda yang diduga bom rakitan, Tugiyo menuturkan, awal mula diketemukannya benda tersebut, bermula ketika ia hendak pergi ke warung angkringan milik Bu Ijah yang berada di sebelah timur komplek Kantor Kecamatan Depok di pinggir Jalan Raya Ringroad Barat Condongcatur. Namun, begitu keluar dari pintu masuk sisi timur, ia melihat kardus kecil seukuran telepon genggam 5 Inci.

"Saya membalikkan kardus itu dengan kaki. Awalnya terasa berat, dan setelah terbalik terlihat ada semacam rangkaian dengan dua kabel merah dan hitam dan jam tangan. Saya curiga, lalu langsung lapor ke Pak Camat," ujarnya.

Temuan itu pun segera ditindak-lanjuti dengan meneruskannya ke Kepolisian Sektor Depok, Kepolisian Daerah DI Yogyakarta dan Brigadir Mobil Polda DIY dalam waktu sekitar setengah jam sudah tiba di lokasi.Petugas langsung melakukan sterilisasi lokasi dengan garis polisi sejauh kurang lebih 100 meter dari lokasi ditemukannya benda yang diduga bom rakitan tersebut. Akibatnya, arus jalan raya di Ringroad Barat dekat persimpangan Condongcatur mengalami kemacetan. Arus jalur lambat terpaksa dialihkan ke jalur cepat.

Polisi Pamong Praja Kecamatan Depok, Aris Widiyantara, mengatakan, temuan benda diduga bom rakitan itu memang sempat membuat arus lalu lintas sedikit tersendat. Namun, pelayanan umum di Kantor Kecamatan Depok tetap berlangsung lancar.

"Masyarakat yang hendak masuk ke kantor kecamatan diarahkan melalui pintu masuk sisi barat, dan keluar melalui pintu belakang," jelasnya.

Aris juga mengatakan, sejauh ini tidak ada ancaman yang diterima terkait adanya benda diduga bom rakitan tersebut. Namun demikian, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personil keamanan di kantor kecamatan akan ditambah. 

Juru Parkir Tugiyo. Orang yang pertama menemukan bom rakitan.

Jurnalis: Koko Triarko/Editor; Irvan Sjafari/Foto: Koko Triarko

Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: