RABU, 30 NOVEMBER 2016

LAMPUNG --- Pasca insiden melengkungnya konstruksi pier (pilar jembatan), pihak pelaksana Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) paket 1 Bakauheni-Sidomulyo segera melakukan pembenahan pada proses pembesian untuk jembatan yang ada di STA 14+300 Desa Tetaan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. 

Konstruksi pier yang melengkung segera diperbaiki
Garis polisi yang dipasang Polsek Penengahan mulai dilepas dan pekerja melanjutkan dengan mendirikan besi pier yang sempat melengkung di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yang membuat dua pekerja harus dilarikan ke Puskesmas rawat inap Penengahan.

Insiden melengkungnya konstruksi pier tersebut terjadi akibat para pekerja konstruksi sudah naik untuk proses pengerjaan pembesian sementara besi penopang yang belum terpasang mengakibatkan pier melengkung roboh dan menimpa beberapa pekerja. Hal tersebut disampaikan pihak pelaksana JTTS melalui Humas PT Pembangunan Perumahan (PP), Yus Yusuf yang sekaligus mengoreksi pemberitaan sebelumnya. 

Dikatakan saat ini belum ada fly over yang rampung dalam pembangunan JTTS paket I ruas Bakauheni-Sidomulyo yang dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahan melalui subkontraktor yang ditunjuk melainkan masih dalam proses pembuatan jembatan dengan menyelesaikan pier yang ada di STA 14+300. [Di dalam berita Cendana News sebelumnya disebutkan, kontruksi pier disebut sebagai besi pancang fly over yang roboh]

"Jadi sebetulnya bukan roboh hanya melengkung saja konstruksi pilar atau pier yang sedang dikerjakan oleh para pekerja dan sempat menimbulkan insiden, namun saat ini belum ada fly over yang jadi dalam proses pembangunan tol Sumatera di paket 1 yang kita kerjakan,"ungkap humas PT Pembangunan Perumahan, Yus Yusuf saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (29/11/2016).

Setelah konstruksi pier tersebut melengkung, proses pengerjaan konstruksi akan dilakukan dengan mendirikan pier yang melengkung dan dilanjutkan dengan penyempurnaan pemasangan besi kolom sehingga proses pengecoran bertahap bisa dilakukan. Ia juga menegaskan proses penyembuhan bagi kedua pekerja yang sempat mengalami kecelakaan kerja akan mendapat tanggungan karena sepenuhnya menjadi tanggungjawab perusahaan.

Area input air yang menjadi penyebab banjir akan diperbaiki oleh konsultan
Penyebab Banjir Rumah Warga di Desa Hatta Segera Diatasi

Selain pembenahan dan perbaikan pada konstruksi pier di STA 14 Desa Tetaan Kecamatan Penengahan, Yus Yusuf memastikan peristiwa banjir yang menimpa beberapa rumah warga di Dusun Sumber Makmur Desa Hatta Kecamatan Bakauheni segera diatasi. Secara tekhnis ia mengungkapkan proses perbaikan secepatnya sudah dibahas dengan pihak konsultan terkait perubahan inlet (saluran masuk air) yang semula memiliki struktur berbelok akan diubah menjadi horisontal untuk memudahkan aliran air yang akan masuk ke dalam dua gorong gorong di lokasi penyebab banjir.

Berdasarkan pemeriksaan awal bersama konsultan dan saat para pekerja melakukan pembukaan outlet (saluran air keluar) memastikan peristiwa banjir yang menimpa perumahan warga akibat tersumbatnya saluran air oleh bebatuan yang masuk ke dalam saluran sehingga debit air dari tiga saluran air yang masuk tidak lancar saat hujan deras mengguyur wilayah Lampung Selatan. Alat berat bahkan dipergunakan untuk memperlebar saluran keluar agar dapat mengatasi genangan air disertai material lumpur masuk ker perumahan warga.

"Kita akan segera lakukan normalisasi tiga aliran sungai kecil yang menjadi satu sehingga bisa memperlancar aliran air yang masuk ke dalam saluran air agar lebih lancar,"ungkap Yus Yusuf.

Pihak PT Pembangunan Perumahan meninjau lokasi rumah warga
Terkait kerugian masyarakat akibat banjir tersebut pihaknya juga masih melakukan pendataan dan secepatnya akan memberikan ganti rugi. Dalam pendataan awal sebanyak 8 rumah warga terdampak banjir dengan sebagian rumah terendam banjir dan sebagian barang barang mengalami kerusakan rata rata mengalami kerugian di atas Rp10juta. Namun besaran tersebut masih akan didata ulang lebih lanjut oleh pihak dusun dan desa.

"Memang estimasi awal dihitung oleh perangkat desa namun nanti akan kita bicarakan lagi nilai kerugian yang mereka alami dan sebagai tahap awal bahkan pihak pelaksana jalan tol Sumatera telah memberikan bantuan bagi warga berupa konsumsi, tempat tidur,"terang Yus Yusuf.

Yus Yusuf juga mengungkapkan, proses perbaikan pada saluran akan dilakukan secepatnya agar peristiwa banjir tersebut tidak terulang kembali. Ia bahkan memastikan dengan kondisi hujan yang masih sempat mengguyur wilayah Lampung Selatan tanpa adanya penyumbat berupa batu atau material lain dipastikan tidak akan terjadi banjir serupa, ditambah perbaikan pada saluran masuk dengan proses pelebaran aliran sungai yang mengarah ke gorong gorong.

Bantuan kasur logistik dan bantuan bagi warga terkena banjir telah diberikan oleh pihak PT PP
Secara umum ia mengungkapkan proses pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera paket 1 Bakauheni-Sidomulyo terus dikerjakan. Beberapa pengerjaan untuk pembuatan rigid di beberapa titik bahkan dikerjakan hingga malam hari dengan melihat kondisi cuaca yang sering hujan sehingga sempat menghambat proses pembangunan tol Sumatera tersebut.
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: