SELASA, 29 NOVEMBER 2016
PONTIANAK---Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menegaskan, bela negara adalah bagian dari pembentukan karakter dan jati diri bagi generasi muda. Maka dari itu, ia mengingatkan,  generasi muda juga harus tahu arti penting memupuk rasa kecintaan kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Secara simbolik seorang peserta mendapatkan tanda sematan sebagai dimulainya pelatihan bela negara.
“NKRI ini harus terus dipertahankan sampai akhir hayat,” tegas  Sutarmidji pada sejumlah media di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (28/11/2016).

Ia menyatakan, jika itu semua bisa terwujud, maka generasi muda betul-betul juga akan menghayati arti pentingnya Indonesia dalam bingkai NKRI.  Pemerintah Kota  Pontianak, ia menjelaskan, juga telah melakukan beberapa kali pelatihan bela negara termasuk hari ini.

“Kegiatan pelatihan ini selaras dengan program Kementerian Pertahanan. Sebanyak mungkin generasi muda mesti dididik bela negara. Saya prihatin, generasi muda kini sedikit sekali yang hafal lagu-lagu perjuangan. Padahal, melalui lagu-lagu perjuangan itu sebagai salah satu bentuk rasa kecintaan kepada tanah air dan bangsa,” ucapnya menegaskan.

Ia berharap, para peserta ini bisa terus meningkatkan pemahamannya tentang negara dan terus memupuk rasa kecintaan pada Indonesia. Sebab, pelatihan bela negara, adalah juga upaya membentuk karakter diri  yang baik pada generasi muda.

“Karakter itu merupakan karakter yang berbudaya Indonesia. Demikian pula integritas yang ada pada mereka yakni integritas yang tidak menghilangkan akar budaya Indonesia,” tuturnya mengingatkan.

Jurnalis: Aceng Mukaram / Editor: Satmoko / Foto: Kesbangpol Kota Pontianak


Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: