RABU 23 NOVEMBER 2016

MATARAM---Menteri Pertanian, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Eko Putro Sandjojo berharap Pameran dan gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) pertanian nasional di Mataram diharapkan tidak sekedar acara pameran semata.

Seorang peserta pameran saat mempresentasikan TTG kepada Gubernur NTB dan Menteri Desa terkait hasil pertanian menggunakan TTG Biogas.

"Tidak sekedar pameran, tapi diharapkan bisa dimanfaatkan dan membantu petani untuk terus meningkatkan nilai produksi dan prekonomian masyarakat di sektor pertanian" kata Eko usai meninjau stand pameran TTG di Mataram, Rabu (23/11/2016)

Menurutnya, Desa merupakan tambang emas yang mengandung kekayaan dan potensi hasil pertanian berlimpah, tapi belum tergarap secara maksimal

Karena itulah melalui penerapkan TTG, keberlimpahan potensi pertanian tersebut, selain diharapkan mempercepat proses pembangunan, kemanfaatannya juga dirasakan langsung oleh masyarakat

"Sekitar 80 persen masyarakat Indonesia bekerja di sektor pertanian, petani kecil daerah pedesaan dan pedalaman, kalau tidak difasilitasi, tidak akan mendapatkan harga jual yang bagus" katanya

Dalam kenyataannya, yang terjadi selama memang nasib petani di daerrah pinggiran sangat memprihtinkan, sudah pebiayaan dikeluarkan tinggi, harga jual rendah, karena tidak ada tempat penampungan dan kerap jadi korban para spekulan

Sementara itu Gubernur NTB, Zainul Majdi mengatakan, NTB sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional, siap untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan TTG guna mewujudkan swasembada pangan nasional

"Kalau tahun lalu produksi gabah NTB mencapai 2,5 juta ton, tahun ini, kita optimis trget 3 juta ton akan bisa tercapai," komentar Zainul.

Jurnalis: Turmuzi/Editor; Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: