SELASA, 1 NOVEMBER 2016

LAMPUNG --- Kondisi alam dengan datangnya musim penghujan yang terus mengguyur sebagian wilayah Provinsi Lampung mulai mengganggu jaringan listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di sepanjang Jalan Lintas Sumatera dan sejumlah kecamatan. Gangguan tersebut terutama di dekat perkebunan atau tanah milik warga yang masih memiliki pohon dan tanaman lain yang berpotensi menyentuh atau menempel pada kabel listrik terutama kabel udara tanpa selubung atau kabel telanjang. Upaya yang dilakukan oleh PLN Kantor Jaga (Kaja) Kecamatan Bakauheni dengan melakukan operasi rutin setiap hari melakukan pemgecekan di sepanjang jalan yang memiliki potensi gangguan jaringan terutama akibat ada pohon yang menyentuh kabel listrik.


Petugas pemeriksaan jaringan dan perawatan dari PLN Kaja Bakauheni, Ikhwan menyebutkan, dalam satu kali operasi terdapat sebanyak empat tim yang tersebar dalam beberapa titik memeriksa kondisi jaringan diantaranya kondisi tiang, kabel, perawatan aset berupa travo di gardu listrik untuk memastikan pasokan listrik melalui jaringan terdistribusi dengan baik ke rumah para pelanggan PLN. 

Ikhwan mengungkapkan, khusus selama kondisi cuaca ekstrim musim hujan disertai angin kencang dan sekali kali disertai petir membuat potensi kendala tekhnis akibat faktor alam bisa mengganggu jaringan.

“Seperti Anda lihat banyak pohon tinggi atau tumbuhan sulur yang mendekati kabel kabel tegangan tinggi maka perlu dibersihkan dan dipangkas dengan peralatan sengget yang kami bawa, keberadaan pohon dan ranting yang menempel pada kabel listrik tegangan tinggi terutama saat kondisi basah pun berpotensi mengganggu jaringan listrik,”terang Ikhwan saat ditemui sedang melakukan pemangkasan pohon jati di Desa Sukabaru Kecamatan Penengahan, Selasa (1/11/2016)

Ia bahkan menegaskan saat aliran listrik padam, kerapkali masyarakat mengira PLN sengaja melakukan pemadaman listrik padahal kondisi tersebut tak sepenuhnya benar. Dalam beberapa kasus ada pemadaman terencana dan pemadaman tidak terencana.

Pemadaman terencana yang terjadi biasanya diakibatkan adanya kegiatan oleh PLN yang mengharuskan terhentinya aliran listrik ke para pelanggan. Kondisi tersebut diantaranya adanya pemeliharaan periodik pembangkit listrik serta pemeliharaan maupun penambahan peralatan jaringan distribusi, dengan tujuan menjaga keandalan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal.

Pemadaman tersebut biasanya akan diumumkan secara resmi melalui media cetak atau elektronik agar masyarakat bisa mengetahui lokasi mana yang mengalami pemadaman. Selain itu PLN juga mengumumkan melalui kanal media sosial lainnya diantaranya Twitter dan Facebook.

Selain itu ia menerangkan pemadaman tidak terencana yaitu pemadaman akibat terjadinya gangguan diantaranya gangguan suatu unit mesin pembangkit atau terganggunya jaringan listrik karena tersambar petir, terkena pohon tumbang, tanah longsor, trafo meledak, layang-layang tersangkut dan lain-lain.

Jaringan distribusi listrik yang mendapat pemeriksaan oleh Kaja Bakauheni diantaranya jalur jalur di sepanjang wilayah beberapa kecamatan diantaranya jaringan listrik dengan penghantar terbuka, diantaranya melintasi tanaman tanaman mililk masyarakat. Jika terkena pohon maka akan menjadi salah satu pemicu terjadinya gangguan. Cara meminimalisir gangguan maka ranting dan daun pohon yang berada dekat dengan jaringan PLN harus dipangkas dan dilakukan secara periodik.

“Meski kita menjalankan tugas namun kita juga kadang mendapat hambatan diantaranya proses pemangkasan tidak memperoleh izin dari pemilik sehingga perlu pendekatan khusus,”terangnya.

Antisipasi situasi demikian ia menghimbau kepada masyarakat terutama di wilayah Lampung agar mengikhlaskan ranting pohon miliknya untuk dipangkas. Proses tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya gangguan jaringan bahkan diharapkan pemangkasan pohon atau ranting sebaiknya jangan dilakukan sendiri oleh pemilik sebab sangat berbahaya jika ranting yang dipangkas berdekatan dengan jaringan listrik.

“Serahkan atau telepon saja ke petugas karena ada tim khusus yang melakukan pemangkasan dengan peralatan yang sudah memililki standar keamanan,"ungkapnya.


Ia menegaskan jika ada jaringan yang mengenai ranting atau pohon maka bisa segera melapor ke kantor PLN terdekat atau melalui call center PLN 123. Selain dalam melakukan pengecekan potensi gangguan akibat pohon atau ranting PLN juga melakukan tugas menginventaris serta mengecek kelaikan gardu dan travo listrik di sejumlah tempat. Upaya tersebut merupakan bagian dari perlindungan konsumen dan pelayanan kepada pelanggan.
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: