SELASA, 29 NOVEMBER 2016
MALANG---Karang gigi menjadi salah satu masalah yang banyak dikeluhkan masyarakat, tidak terkecuali mereka yang mengikuti pemeriksaan gigi gratis di Rumah Sakit Universitas Brawijaya.

"Sebagian besar pasien yang datang ke acara pemeriksaan gigi gratis kali ini kebanyakan melakukan perawatan pembersihan karang gigi," jelas drg. Dyah Nawang Palupi,,M.Kes. kepada Cendana News, Senin (28/11/2016).

Drg. Dyah Nawang Palupi membagi resep soal perawatan gigi.
Ia menerangkan, karang gigi sebenarnya terbentuk dari selapis atau plak yang menempel di gigi yang biasanya muncul setiap 12 jam bila gigi tersebut tidak disikat. Jika plak-plak tersebut tidak secara rutin di bersihkan maka akan terus menempel di gigi dan semakin bertambah sehingga lama kelamaan akan mengeras dan menjadi karang gigi. Biasanya dalam kurun waktu 3-4 bulan plak tersebut akan mulai mengeras dan pada bulan ke enam akan semakin mengeras sehingga terbentuk karang gigi.

Oleh karena itu untuk menghindarkan dari permasalahan tersebut, Dyah menyarankan sekaligus memberikan tip agar terhindar dari karang gigi yaitu dengan cara rutin melakukan sikat gigi dua kali dalam sehari pagi dan malam serta rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

"Sebenarnya mudah saja untuk menghindari terjadinya karang gigi, yang pertama yaitu rutin menggosok gigi setiap pagi selesai makan dan malam sebelum tidur. Selain itu juga harus rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali, entah itu ada keluhan sakit gigi atau tidak," jelasnya.

Sementara itu agar terhindar dari permasalahan gigi yang lainnya Dyah juga menyarankan agar masyarakat menghindari makanan manis dan asam. Sedangkan untuk mengkonsumsi makanan atau minuman dingin menurutnya sebenarnya tidak ada masalah sepanjang tidak langsung mengkonsumsi sesuatu yang panas, begitu pula sebaliknya.

"Jadi misalkan kita makan bakso yang panas, setelah itu langsung minum yang dingin, itu yang tidak boleh karena bisa menyebabkan gigi retak-retak," pungkasnya.


Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor: Satmoko / Foto: Agus Nurchaliq
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: