KAMIS, 24 NOVEMBER 2016

SOLO --- Adanya percobaan penculikan terhadap sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) 1 Pantirejo, Kecamatan Sukodono, di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, membuat orang tua mengaku resah. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan dapat terjadi di sekolah lainnya.

Sekolah Dasar (SD) 1 Pantirejo, Kecamatan Sukodono
Salah satu orang tua, Sumarni mengatakan, adanya percobaan penculikan beberapa waktu lalu membuat orang tua was-was akan keselamatan anak mereka. Alhasil, membuat orang tua ekstra hati-hati, yakni dengan mengantar dan menunggu anaknya yang tengah belajar di sekolah.

“Kalau tidak diantar dan ditungguin, takut terjadi kenapa-napa terhadap anak saya,” ucapnya kepada awak media, Kamis siang (24/11/16).

Guna memastikan, banyak orang tua yang rela menunggu proses belajar mengajar di sekolah hingga berjam-jam lamanya. Pasca kejadian itu, pihak sekolah juga memperketat pengamanan dan tidak memperbolehkan murid pulang sendiri.

“Pihak sekolah juga memberikan arahan, jika sebelum dijemput anak tidak boleh pulang. Ini untuk antisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Kasat reskrim Polres Sragen, AKP Supadi
Pihak aparat kepolsian di Sragen mengaku memperketat pengamanan pasca kejadian tersebut. Sejumlah petugas disiagakan di sekolah-seklah, yang ditengarai menjadi sasaran aksi penculikan tersebut.  

“Terutama sekolah yang ada di pinggiran dan jauh dari keramaian,” tambah Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Supadi.

Sebelumnya, lima murid SD Negeri 1 Pantirejo, Kecamatan Sukodono selamat dari aksi percobaan penculikan yang terjadi Selasa (8/11). Mereka berhasil lolos setelah melakukan perlawanan dengan menggigit tangan dan menendang kaki pelaku.
Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Harun Alrosid
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: