JUM'AT, 11 NOVEMBER 2016

WAIBAKUL---Dalam memperingati Hari Pahlawan, Kamis (10/11/2016) Dandim 1613 Sumba Barat Letkol Inf. Fifin Zudi Syaifuddin, S.Pd mengingatkan agar para prajurit TNI dan masyarakat Sumba Tengah agar tetap menjaga persatuan dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).


Dalam press release yang diterima Cendana News, Jumat (11/11/ 2016) Dandim Sumba Barat menyampaikan, Hari Pahlawan  merupakan hari besar nasional yang wajib diperingati di seluruh Indonesia.

“Saya harapkan kita semua dengan situasi yang terjadi saat ini kita bisa bersatu dan berdiri dalam bingkai NKRI,” pintanya.

Hari Pahlawan sebut Dandim Fifin adalah momen yang baik bagi semua guna mengambil makna dan pesan dari para pahlawan yang patut diteladani. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah milik warga negara bukan milik perorangan atau kelompok tertentu.


“Kita harus menjaga tegaknya NKRI dan kelanjutan perjuangan para pahlawan. Ini merupakan tugas semua elemen bangsa ini agar negeri ini tetap jaya dan menjadi bangsa yang besar,” ungkapnya.

Dengan kejadian yang sudah terjadi tanggal  4 November 2016, dimana telah terjadi unjuk rasa di Jakarta, tentunya akan berpengaruh kepada daerah lain karena Jakarta merupakan barometer nasional.

Selain itu, terpilihnya presiden Amerika Serikat yang baru, tentunya akan berpengaruh  terhadap stabilitas keamanan nasional. Artinya kita mewaspadai peristiwa nasiaonal dan internsional yang berkemungkinan bisa mengganggu keamnan nasional.

“Terjadi sengketa laut Cina Selatan dan terdapatnya pasukan marinir Amerika Serikat di Darwin Autralia, kita sebgai aparat keamanan  harus mempertanyakan dan mewaspadai segala kemungkinan yang bisa mengancam keamanan NKRI,” pesannya.


Indonesia adalh negara yang kaya dengan sumber daya manusia dan sumber daya alam. Untuk itu Danddim Fifin mengingatkan agar jangan mau di adu domba dan dipecah belah.

Bendera Merah Putih pun harus tetap berkibar, semua warga negara  harus merapatkan barisan untuk mengantisipasi ancaman dari kelompok-kelompok tertentu yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI.

Usai apel bendera peringatan hari pahlawan yang berlangsung pukul 08:15 WITA di Lapangan kantor bupati Sumba Tengah desa Dasa Elu kecamatan Katikutana Selatan kabupaten Sumba Tengah Dandim 1613 Sumba Barat  meyerahkan buku- buku bacaan secara simbolis. 


Buku bacaan sebanyak 19 koli diserahkan Dandim Fifin kepada Wakil Bupati Sumba Tengah, serta dari Ketua Persit Kartika Chandra Kirana kepada Ibu Wakil Bupati Sumba Tengah yang nantinya akan diserakan kepada taman baca se kabupaten Sumba Tengah.

Dandim 1613/Sumba Barat, mengharapkan agar  bantuan ini bisa bermamfaat karna buku adalah jendela dunia dan bisa menambah wawasan selain dari internet khususnya masyarakat di daerah Kabupaten Sumba Tengah.

Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ebed De Rosary

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: