SELASA 15 NOVEMBER 2016

LAMPUNG--Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Selatan siap menggelar operasi cipta kondisi dengan sandi Operasi Zebra Krakatau 2016. Kegiatan tersebut menurut Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Mubiarto Banu Kristanto, Sik mendampingi Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra akan digelar selama dua pekan mulai  16 hingga 29 November mendatang. Sebelum melakukan operasi tersebut Polres Lampung Selatan juga telah melakukan pra operasi dan simulasi operasi Zebra Krakatau 2016 yang digelar di aula Mapolres Lampung Selatan.

Kegiatan Pra Operasi Zebra dan simulasi   di Wilayah Polres Lampun Selatan.
Disampaikan oleh Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP Mubiarto Banu Kristanto bahwa kegiatan pra operasi Zebra sebelumnya merupakan upaya memberi gambaran anggota yang terlibat dalam operasi Zebra sehingga dalam pelaksanannya akan ada koordinasi. Operasi Zebra yang akan dilaksanakan merupakan upaya pihak kepolisian menekan kecelakaan lalu lintas di jalan raya serta menjaga ketertiban lalu lintas.

"Operasi Zebra yang dilakukan secara nasional di seluruh Polda di Indonesia merupakan upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas.  Sasarannya kesadaran masyarakat untuk taat terhadap aturan berlalulintas,"ungkap Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Mubiarto Banu Kristanto Sik dalam keterannganya kepada Cendana News, Selasa (15/11/2016).

Selain pelaksanaan menekan angka kecelakaan lalu lintas, beberapa prioritas selama pelaksanaan operasi Zebra tersebut diantaranya Target Operasi (TO) yang akan menjadi prioritas diantaranya TO orang, benda dan lokasi. Beberapa target orang antara lain para pelanggar/pengendara yang tidak mengenakan helm, pelanggaran marka dan rambu. pelanggaran APILL (Traffic Light) dan pelanggaran para pengguna jalan yang melawan arus.

Sementara untuk target benda adalah kendaraan yang digunakan bukan untuk peruntukannya yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kendaraan yang dimaksudkan diantaranya seperti kendaraan pick up muatan barang dan sepeda motor roda 3 yang dipergunakan untuk mengangkut orang.

Sementara itu target yang lain adalah lokasi/tempat yang akan dijadikan sasaran kegiatan operasi tersebut diantaranya Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di jalan Kol.Makmun Rasid Kalianda serta beberapa titik jalan di wilayah Lampung Selatan yang meliputi Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran.

Menurut Mubiarto, operasi tersebut sekaligus upaya polisi dalam menciptakan keamanan keselamatan dan ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) berlalu lintas untuk meminimialisir pelanggaran yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan menjelang perayaan Natal 2016 dan pergantian tahun baru 2017.

Ia mengungkapkan operasi Zebra yang digelar mulai 16-29 November mendatang akan digelar serentak di Indonesia. Untuk sanksi tilang akan diberikan kepada pelanggar lalu lintas. Penindakan akan diprioritaskan dalam pelaksanaan Operasi Zebra diantaranya 80 persen penegakan hukum, 10 persen kegiatan preemtif berupa himbauan dan pemasangan spanduk dan Dikmas Lanras. Sementara 10 persen tindakan preventif berupa patroli dan penempatan personil di daerah rawan kecelakaan.

Mantan Kasatlantas Polres Tulangbawang tersebut menerangkan dengan melakukan penegakan hukum kepada target operasi yang diprioritaskan tersebut makan dengan pelaksanaan Operasi Zebra dapat tercapainya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan. Serta meningkatkannya ketertiban, kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalulintas.

Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: