SENIN 7 NOVEMBER 2016

SAMPANG---Empat pelaku spesialis pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, berhasil diamankan oleh aparat Satuan Reserse Kriminal.


(Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) setempat. Keempat pelaku tersebut diduga tidak hanya melancarkan aksinya di wilayah ini saja, melainkan ia juga melakukan hal sama diluar provinsi, akibat perbuatannya mereka harus mendekam dalam sel jeruji besi.

Para komplotan pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) ditangkap oleh aparat kepolisian pada hari Sabtu (6/11/2016) malam di salah satu hotel Kabupaten Pamekasan, saat penangkapan pelaku tersebut tanpa melakukan perlawanan. Sehingga aparat kepolisian langsung mengamankan pelaku beserta berbagai barang bukti yang diduga hasil dari aksi pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tersebut guna mempermudah penyidikan lebih lanjut.

“Penangkapannya hasil pelacakan kami terekam kamera, kemudian kita cari putar-putar patroli, siapa tahu masih ada di daerah Sampang, ternyata benar mereka ada di

Pamekasan dan kita langsung menangkapnya. Bahkan itu masih akan mencari sasaran lain di Kabpaten Pameksan,” kata AKP Hari Siswo, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Sampang, Senin (7/11/2016).

Disebutkan, bahwa keempat pelaku yang diduga spesialis pembobol ATM lintas provinsi itu adalah MD (23), RS (36), HR (34) dan ZK (43), mereka semuanya merupakan warga asal dari Provinsi Lampung. Dalam melencarkan aksinya para pelaku itu berkeling ke berbagai daerah, seperti, Tanggerang, Jawa Tengah, Surabaya dan Madura, namun

dibeberapa daerah tersebut aksinya tidak berjalan mulus karena tidak bisa membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM), tetapi di Madura tepatnya di Sampang mereka berhasil membobol di salah satu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bank. 

“Jadi setiap Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang ada di pinggir jalan pelaku ini berhenti, sehingga mereka melancarkan aksinya, tetapi tidak semuanya Anjungan Tunai

Mandiri (ATM) bank itu bisa dibobol, hanya saja Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tertentu. Aksi yang dilakukan mereka itu sudah lebih dari lima belas kali,” jelasnya.

Pada saat melancarkan aksinya di daerah ini, para pelaku ternyata berhasil membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di salah satu bank sebanyak empat kali dengan nilai uang sebesar Rp.5.000.000, Rp.2.000.000, Rp.2.500.000 dan Rp.2.000.000, itupun tanpa mengurangi saldo yang ada, tetapi bisa menarik uang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan cara mereka.   

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, uang senilai Rp.7.000.000, pakaian milik para tersangka yang diduga hasil belanja dari uang membobol

Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sebuah kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), obeng, serta mobil yang dikendarai pelaku untuk melancarkan aksinya. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangkan akan dikenakan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Jurnalis: M.Fahrul/Editor: Irvan Sjafari/Foto: M.Fahrul
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: