SENIN, 28 NOVEMBER 2016
PONTIANAK---Sejumlah 60 peserta mengikuti pelatihan bela negara. Puluhan peserta ini berasal dari kalangan siswa-siswi SMA/SMK se-Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pontianak, Zulkarnain menyebut, pelatihan bela negara ini penting diberikan kepada generasi muda. Ia menegaskan, hal itu untuk memupuk rasa cinta tanah air dan bangsa.

“Dalam pelatihan bela negara ini, mereka akan mendapatkan pembekalan dari Wali Kota Pontianak, Dandim 1207/BS, Kapolresta Pontianak, BNN, dari perwakilan keagamaan dan akademisi. Pelatihan selama seminggu itu dimulai pukul 05.45 sampai dengan 17.00 WIB,” kata  Zulkarnain, Senin (28/11/2016) pada sejumlah media di Kota Pontianak.

Para siswa mengikuti pelatihan bela negara di Pontianak.
Selain itu, ia menjelaskan, para peserta juga diberikan pelatihan baris berbaris oleh instruktur dari Kodim 1207/BS.  Adanya pelatihan ini, ia berujar, dapat memberikan motivasi bagi generasi muda supaya tertanam di dalam benak peserta kesadaran cinta tanah air.

 “Serta cinta akan bangsa dan negaranya, saling menghormati antara satu dengan yang lain,” ucapnya menegaskan.

Generasi muda ini masih labil, ia menlanjutkan, maka usia masih muda inilah rentan terpengaruh. Oleh karena itu, sasarannya kepada pelajar karena akan tertanam di hati para peserta.

“Bagaimana kita mencintai tanah air dan menjaga lingkungan. Arti bela negara bukan hanya memanggul senjata secara fisik, aktivitas sehari-hari yang mencerminkan ketaatan pada aturan juga merupakan wujud bela negara,” ucapnya. Ia mencontohkan, misalnya, tertib aturan lalu lintas, patuh pada aturan sekolah dan lainnya. Hal itu juga merupakan wujud bela negara yang harus ditanamkan kepada mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Jurnalis:  Aceng Mukaram / Editor: Satmoko / Foto: Aceng Mukaram


Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: