KAMIS, 10 NOVEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Putri Kerajaan Thailand, ­Her Royal Highnest (HRH) Princes Maha Chakri Sirindhorn, tampak mengagumi Candi Prambanan, Kalasan, Sleman, dalam kunjungannya, Kamis (10/11/2016). Maha Chakri terlihat berlama-lama mengamati Prasasti Purna Pugar Candi Prambanan Pasca Gempa 27 Mei 2016. Seperti diketahui, gempa itu merusakkan beberapa bagian candi, salah satunya Candi Wisnu yang pada 27 April 1991 diresmikan oleh Presiden Ke-2 RI, Soeharto.


Bersama puluhan Cadet atau Taruna Angkatan Udara Thailand, Princes Maha Chakri Sirindhorn mengunjungi Candi Prambanan yang berada di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dalam kunjungannya itu, Maha Chakri berkali-kali mengelilingi Komplek Candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut.

Putri Kerajaan Thailand yang juga merupakan seorang dosen sejarah, tampak begitu antusias mengamati setiap detail relief yang ada di sejumlah Candi Prambanan dan mengabadikannya dengan kameranya. Pengawalan ketat pihak protokoler Kerajaan Thailand begitu menyulitkan awak media saat hendak mengabadikan kunjungan putri dari Raja Thailand yang beberapa waktu lalu wafat, Raja Bhumibol Adulyadej.


Direktur Marketing Dan Pelayanan Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan Dan Ratu Boko, Ricky Siahaan, usai kunjungan, mengatakan, sebenarnya 32 tahun lalu Maha Chakri juga sudah pernah berkunjung ke Prambanan. Menurut Ricky, Maha Chakri menyempatkan masuk ke dalam Candi Siwa untuk melihat patung Roro Jonggrang dan berkali-kali mengelilingi tiga candi utama, yaitu Candi Siwa, Brahma dan Wisnu.

Sementara itu, Kepala Divisi Operasional Candi Prambanan, Martana Eka Rahmedi, menambahkan, perihal kedatangan putri mahkota Kerajaan Thailand itu sudah dijadwalkan sejak enam bulan lalu. Namun karena sang ayah wafat, maka kunjungan itu baru bisa dilakukan saat ini.

Selain mengagumi relief-relief yang ada, kata Rahmedi, Maha Chakri juga sangat mengagumi bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam, namun mampu menjaga dan melestarikan dengan baik warisan budaya dari agama Hindu tersebut.

Sekitar satu jam lamanya Maha Chakri berkeliling di Komplek Candi Prambanan, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah dan kembali lagi ke Yogyakarta untuk mengunjungi Keraton Kesultanan Yogyakarta.

Candi Prambanan yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia merupakan komplek candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad 9 Masehi. Komplek candi tersebut memiliki 240 bangunan terdiri dari 3 bangunan candi utama, 3 candi wahana, 2 candi apit, 4 candi kelir, 4 candi patok, dan 224 candi perwara. 


Satu dari tiga candi utama, yaitu Candi Siwa, berada di tengah Candi Brahma dan Candi Wisnu. Candi Prambanan diperkirakan dibangun di masa Kerajaan Hindu dengan Dewa Utama Siwa, yang pada candi tersebut Candi Siwa dibangun setinggi 47 meter, sehingga menjadi bangunan candi tertinggi di Indonesia.

Sementara itu, pemugarann Candi Prambanan pun telah dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda. Pemugaran pertama dilakukan pada tahun 1864, dan diteruskan sesuai zaman dan kondisi hingga semasa Pemerintahan Presiden Soeharto.

Jurnalis : Koko Triarko / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Koko Triarko

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: