SENIN, 28 NOVEMBER 2016

SUMENEP---Realisasi Dana Desa (DD) tahap II pada tahun 2016 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga saat ini masih belum terealisasi, pasalnya dana untuk desa tersebut masih dalam proses transfer ke daerah. Sehingga kemungkinan dalam waktu dekat yang tinggal 40 persen segera cair dan akan bisa digunakan oleh desa untuk kepentingan berbagai program yang mengarah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di masing-masing desa.

Keberadaan Dana Desa (DD) yang diberikan kepada masing-masing desa harus digunakan dengan benar sesuai peraturan yang berlaku, supaya di kemudian hari tidak terjadi masalah yang dapat merugikan terhadap masyarakat maupun negara. Karena dana tersebut cukup besar, sehingga dalam pengawasannya ditangani langsung oleh Badan Pengawas Keuangan (BPK) yang akan melakukan audit penggunaan dana yang diperoleh desa tersebut.

Ahmad Masuni, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMP KB) Kabupaten Sumenep, Madura.
“Jadi Dana Desa (DD) saat ini masih tinggal tahap ke II yang mana sekarang masih dalam proses transfer dari kas negara dan kas daerah. Setelah itu baru nanti akan di transfer oleh daerah ke desa. Maka dengan waktu yang sempit ini, Dana Desa (DD) itu harus dimaksimalkan jangan sampai melanggar mekanisme yang telah ditentukan,” kata Ahmad Masuni, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep, Senin (28/11/2016).

Disebutkan, penggunaan Dana Desa (DD) harus benar-benar dilaksanakan dengan baik dan melibatkan masyarakat dari seluruh elemen, sehingga dana tersebut dapat terserap sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ada di desa tersebut. Karena dengan dana besar yang telah digelontorkan untuk desa diharapkan dapat mempercepat perubahan terhadap kesejahteraan masyarakat menuju yang lebih baik dari sebelumnya.

“Kalau Alokasi Dana Desa (ADD) sudah terealisasi 100 persen, tetapi untuk Dana Desa (DD) tahap kedua sekarang masih dalam proses, itu sisa dari tahap pertama yang sudah terealisasi 60 persen. Jadi untuk tahap dua 40 persen, maka dalam waktu dekat ini akan segera cair,” jelasnya.

Pihaknya berharap realisasi Dana Desa (DD) tersebut tidak ditutup-tutupi, karena masyarakat memiliki hak untuk mengetahuinya, sehingga pengelola dana tersebut harus terbuka dengan cara memberikan informasi di balai desa masing-masing.

Jurnalis: M. Fahrul / Editor: Satmoko / Foto: M.Fahrul



Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: