KAMIS 3 NOVEMBER 2016

MATARAM---Untuk melakukan reboisasi atau penanaman kembali pada sebagian besar lahan hutan di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sejumlah tokoh masyarakat yang juga anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan penanaman satu juta pohon beringin pada lahan hutan yang gundul.
Hutan gundul di kawasan Sumbawa Barat.


Hal tersebut disampaikan di acara Pelaksanaan seminar meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan Pekan Daerah (Peda) KTNA di asrama haji NTB, Kamis (3/11/2016)

Edo, petani jagung KSB mengatakan, usulan penanam satu juta pohon beringin, selain untuk menghijaukan lahan yang telah gundul, juga untuk mengakali masyarakat tidak menebang pohon di hutan

"Mengingat pohon beringin termasuk pohon yang tidak banyak bisa diolah dan dimanfaatkan untuk kebutuhan bahan bangunan, seperti kebanyakan pohon yang ditebang pencuri kayu di kawasan hutan" jelas Edo di Mataram, Kamis (3/11/2016)

Dengan demikian keberadaan kawasan hutan akan tetap hijau dan warga akan malas menebang pohon beringin, karena tidak banyak bisa dimanfaatkan, selain untuk kebutuhan kayu bakar

Herman, petani KSB lain mengatakan, kondisi hutan yang gundul sangat merugikan petani yang memiliki areal persawahan di sekitar kawasan hutan, dimana tanah hutan dibawa air hujan menimbun sawah

"Kalau musim hujan seperti sekarang, susahnya kita sebagai petani yang memiliki sawah di sekitar kawasan hutan, tanah. Pegunungan hanyut terbawa air dan menimbun tanaman yang sudah ditanam di sawah" tutupnya.

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: