SABTU, 5 NOVEMBER 2016

PONOROGO - Rumah milik Satut (70), warga Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, ludes dilalap si jago merah. Apalagi rumah milik Satut terbuat dari kayu sehingga membuat api sulit dipadamkan. Dugaan dari pemilik rumah, kebakaran muncul akibat korsleting listrik.


Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga bersama dua mobil pemadam kebakaran bergotong royong memadamkan api. Kerugian ditaksir mencapai Rp 70 juta, pasalnya seluruh harta benda milik Satut ludes terbakar.

Salah satu saksi, Misno, menyebutkan awalnya ada suara ledakan keras disusul muncul titik api. Pemilik rumah saat dikonfirmasi juga tidak menyalakan kompor.

"Kebakarannya karena memang arus listrik. Bukan karena kompor. Soalnya, si pemilik rumah tidak menyalakan kompor," jelasnya kepada Cendana News, Jumat (4/11/2016).

Sementara, Kapolsek Pulung, AKP Deny Facrudi, membenarkan bahwa api berasal dari korsleting listrik. "Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga karena hubungan arus pendek listrik," katanya.

Mantan Kapolsek Sukorejo ini menerangkan api bisa menjalar begitu cepat karena rumahnya dari papan kayu. Bukan dari tembok. Sehingga mudah sekali terbakar.

"Kami masih mendalami lebih lanjut penyebabnya. Kerugiannya ditotal mencapai Rp 70 juta," terangnya.

Api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian, setelah dua unit mobil PMK tiba di lokasi. Pemilik tumah, Mbah Satut masih shock mendapati rumahnya terbakar. Kejadian ini pun menjadi tontonan warga lain. 

Jurnalis : Charolin Pebrianti / Editor : Satmoko / Foto : Charolin Pebrianti
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: