RABU 23 NOVEMBER 2016

MAUMERE---Tujuh Puluh persen kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi di Kabupaten Sikka akibat pelanggaran lalu lintas. Penyebab Lakalantas yang ada dalam daftar Sat Lantas Polres Sikka sejak  2011 sampai Oktober  2016 penyebabnya berbeda-beda.

Seorang polisi menangkap pengendara sepeda motor tanpa menggunakan helm.

Namun demikian, terdapat 8 penyebab terjadinya Lakalantas yang diurut sesuai banyaknya kasus yang terjadi. Kasus-kasus Lakalantas terjadi akibat kelalaian dari pengendara maupun ada juga yang disebabkan fasilitas lalu lintas dan kelengahan dari pejalan kaki.

Demikian disampaikan Kasat Lantas Polres Sikka AKP Suhartono Bamboe,SH,SIK kepada Cendana News yang menemuinya di Polres Sikka, Rabu (23/11/2016).

Dikatakan Suhartono, rangking pertama kecelakaan disebabkan karena pengendara tidak tertib. Pengendara tidak memakai helm, menerobos lampu merah, pick up mengangkut penumpang, naik motor 3 orang atau lainnya.

“Pick up harusnya dipakai untuk mengangkat barang tapi sering dipakai mengangkut penumpang. Banyak juga kasus pick up terbalik dan penumpangnya meninggal dunia,” ujarnya.

Ranking kedua beber Suhartono, pengendara atau pejalan kaki berada di bawah pengaruh alkohol. Akibat menengak minuman keras dan mabuk, pengendara sering melajukan kendaraan tanpa bisa dikendali.

Rangking ketiga, lanjutnya, pengendara melajukan kendaraannya melampaui batas kecepatan yang diperbolehkan. Untuk di dalam kota, kecepatan maksimum 40 kilometer per jam sementara di dalam gang hanya 20 kilometer per jam.

“Kasus dengan rangking berikutnya terjadi akibat pengendara mengalami kelelahan. Maksimum mengendarai kendaraan 8 jam sehari sehingga bila melampaui batas ini maka harus istirahat dulu,” pesannya.

Penyebab kecelakaan pada rangking ke  6 dan ke 7 akibat pengendara mengantuk dan di bawah pengaruh obat. Banyak kasus pengendaranya usai minum obat langsung mengendarai kendaraan padahal obat ini menyebabkan efek mengantuk.

“Sementara itu, rangking terakhir Lakalantas disebabkan karena pengendara mengendarai kendaraan dalam keadaan sakit dimana pengendara tidak konsentrasi sehingga berujung pada kecelakaan,” pungkasnya.

Kasat Lantas Polres Sikka AKP Suhartono Bamboe,SH,SIK.
 Jurnalis: Ebed de Rosary/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ebed de Rosary




Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: