JUMAT, 11 NOVEMBER 2016

KAYONG UTARA --- Keberadaan satwa yang dilindungi Undang-Undang Konservasi muncul di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Jenis satwa  ini adalah beruang madu (Helarctos malayanus). Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Sustyo Iriono menyebutkan, satwa dievakuasi dari tangan masyarakat. 


“Beruang madu ini sudah diberi nama oleh pemeliharanya, yakni Sido. Jenis kelamin betina,” kata Sustyo Iriono kepada media, Jumat (11/11/2016).

Sustyo Iriono menyebut, usia satwa yang memiliki wajah keimutan ini diperkiarakan berusia tahun. Lama dipelihara oleh sang pemilik 1 tahun 8 bulan.

“Kondisi satwa  sehat.  Satwa berasal dari penyerahan warga diketahui bernama Thiram. Dia tinggal di Dusun Sidorejo, Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara,” ujar Sustyo Iriono.

Untuk jenis satwa beruang madu, ujar Sustyo Iriono merupakan penyerahan secara sukarela dari masyarakat yang ketiga kepada BKSDA Kalimantan Barat. Tentu selama kurun waktu tahun 2016 sampai hari ini.

Sustyo Iriono mengklaim, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kelestarian satwa di habitat alamnya. Selain itu, Sustyo Iriono menyebut, pertimbangan Animal Welfare (tercatat ada beberapa jenis satwa lain dilindungi yang juga diserahkan secara sukarela).

Sustyo Iriono menyatakan, jajarannya selalu turun ke lapangan dengan tujuan melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman terkait satwa yang dilindungi Undang - Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dirinya menjelaskan, sosialisasi itu dinilai berhasil.
Jurnalis : Aceng Mukaram / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Istimewa
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: