SENIN, 21 NOVEMBER 2016

BALIKPAPAN - Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Balikpapan menyatakan perusahaan yang ada di daerah setempat telah menjalankan pembayaran Upah Minimum Kota (UMK) sesuai keputusan pemerintah di tahun 2016. Bahkan sepanjang tahun ini tidak ada perusahaan yang mengajukan penangguhan pembayaran kepada karyawannya.

Kepala Disnakersos Balikpapan, Tirta Dewi
Kepala Disnakersos Balikpapan, Tirta Dewi menegaskan, sepanjang tahun ini tidak ada perusahaan yang minta menangguhkan pembayaran upah ke karyawan, sejak awal tahun hingga November 2016. 

"Meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih, tak ada perusahaan yang minta penangguhan pembayaran," tegasnya saat ditemui di Balikpapan, Senin (21/11/2016).

Disebutkan, nilai UMK untuk tahun depan sudah diputuskan Walikota sebesar Rp2,4 juta lebih. Angka tersebut sudah melalui kesepakatan pada dewan pengupahan kota.

"Dalam pelaksanaannya nanti dijalankan mulai 1 Januari 2017, angka itu sudah final. Penentuan angka UMK juga sudah sesuai dengan PP nomor 78 tahun 2015," tandasnya.

Tirta mengharapkan, perusahaan menjalankan kebijakan yang sudah diputuskan, seperti berjalannya tahun 2016 Ini.

Untuk diketahui, UMK Balikpapan tahun 2016 sebesar Rp2.225.000, dan UMK 2017 sebesar Rp2,4 juta.
Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: