SABTU, 5 NOVEMBER 2016

JAYAPURA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI gelar Simulasi Nasional pemungutan dan perhitungan suara Pilkada 2017 di Kabupaten Jayapura terpusat di kampung Yoboi, Distrik Sentani, Sabtu (5/11/2016).


Komisioner KPU RI, Arif Budiman saat menghadiri simulasi tersebut mengatakan dilakukan Simulasi Nasional Pilkada di Indonesia diwakili dua kabupaten yakni Kabupaten Pati dan Kabupaten Jayapura dengan tujuan memberikan pendidikan pemilih bagi masyarakat tertentu.

“Sebelumnya kami lakukan simulasi di wilayah pegunungan, yakni di Dieng, wilayah perkotaan kami lakukan simulasi di Pati, Jawa Tengah. Kami juga lakukan ke komunitas atau kelompok petani, selanjutnya kami lakukan kepada warga di kepulauan ini,” kata Arif Budiman.

Dikatakan Arif, dalan simulasi pemilu ini dilakukan evaluasi, akan pemahaman berpemilu oleh masyarakat di wilayah kampung Yoboi. Mulai dari pencoblosan, lanjutnya hingga melihat petugas melakukan perhitungan suara.


"Tadi saya lihat dari daftar pemilih dikampung ini ada 404 pemilih, tetapi yang hadir hanya 225 pemilih. Ini persentasenya 60 persen dari 77 persen target nasional kami soal pemahaman pemilu masyarakat. Ini terkait  peran aktif masyarakat,” ujarnya.

Petugas Pemungutan Suara (PPS) juga akan dilihat kinerjanya saat melakukan tugasnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dikatakan Arif, ini terkait pemahaman pemilu. “Kami akan hitung, berapa jumlahnya, berapa yang sah dan berapa yang tidak, atas surat suara yang telah di coblos. Kami akan lihat yang salah berapa banyak dan karena apa bisa salah. Ini jadi evaluasi kita,” katanya.

Dalam simulasi ini juga, saksi-saksi dalam perhitungan suara diberikan pendidikan kepada petugas PPS yang nantinya akan menghadapi langsung saksi-saksi dari perwailan partai politik maupun perwakilan peserta Pilkada.

Untuk diketahui, Pilkada Serentak 2017 khusus di Kabupaten Jayapura akan diikuti lima pasangkan calon. Masing-masing tiga paslon didukung Partai politik antara lain paslon patahana Mathius Awaitouw - Giri Wijayanto, paslon Jansen Monim - Abdurrahman, dan pasangan Yanni - Zadrak Afasedanya.

Sementara dua pasangan dari jalur independen masing-masing paslon Siska Yoku - Marcelino Waromi dan pasangan Godlif Ohee - Frans Gina.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Indrayadi T Hatta
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: