SABTU, 5 NOVEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Sebanyak 55 siswa dari tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ikut dalam pelatihan jurnalistik yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Balikpapan, Sabtu (5/11/2016) di SMAN I Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. Pelatihan jurnalistik itu merupakan rangkaian dari kegiatan AJI yang dirangkai dengan road show mengenal dan pelatihan jurnalistik.


Sekretaris AJI Balikpapan, Amir Syarifuddin, mengungkapkan kegiatan ke sekolah ini, melanjutkan kegiatan sebelumnya setelah berhasil menggelar pengenalan dan pelatihan jurnalistik di Kampus STIKOM Balikpapan pada September lalu. 

"Dari siswa yang ikut ini, berada di Kecamatan Samboja, di antaranya SMA 1 Samboja, MA Ngurusin, dan SMK Diponegoro," jelasnya, Sabtu (5/11/2016).

Menurutnya, kegiatan pelatihan jurnalistik ini bertajuk Senangnya Menjadi Jurnalis Sekolah. "Kegiatan berjalan sederhana, yang dipusatkan di ruang Lab SMA 1 Samboja. Mereka antusias menyimak materi yang disampaikan oleh pemateri, yang tak lain adalah anggota aktif AJI Balikpapan," beber Amir.

Adapun materi yang disampaikan itu, di antaranya tentang dunia jurnalistik. Mulai dari dasar-dasar jurnalistik yang disampaikan Devi Alamsyah. Materi tentang teknik wawancara yang diberikan Sri Gunawan Wibisono dan materi perihal media online Tri Widodo. Ketiganya adalah wartawan senior yang sudah lama berprofesi sebagai jurnalis.

Road show pelatihan jurnalistik dengan tema Senangnya Menjadi Jurnalis Sekolah yang didukung Total E&P Indonesia ternyata mampu membuat suasana pelatihan itu menjadi meriah. Ini dilihat dari tingginya antusiasme para siswa yang mengajukan beragam pertanyaan berkaitan dengan dunia jurnalistik. Model pelatihan dilaksanakan secara dua arah. Beberapa dari mereka aktif memberikan jawaban ketika sesi tanya jawab berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Yayuk, perwakilan SMA Negeri 1 Samboja, mengatakan pihak sekolah menyambut baik atas road show yang digelar ini. Menurutnya, momen ini sangat langka dan sangat berharga.

"Kegiatan ini bukan masuk ekstra kurikuler di sekolah, tapi saya mohon kepada para siswa untuk menyimak dan memanfaatkan acara ini dengan baik. Karena ini sangat langka dan sangat berharga buat kalian," ujarnya di hadapan sejumlah siswa.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : Satmoko / Foto : Ferry Cahyanti
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: