RABU, 2 NOVEMBER 2016

JAKARTA --- Siti Fadila Supari, mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II pada masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK untuk kesekian kalinya  di Gedung KPK, Jalan Hajjah Rangkayo Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.


Meskipun Siti Fadila Supari sebelumnya telah ditetapkan oleh penyidik KPK sebagai tersangka sejak tahun 2014, namun penyidik KPK ternyata baru resmi menahan yang bersangkutan sekitar seminggu yang lalu. Sebelumnya Siti Fadila Supari diduga telah menerima sejumlah imbalan suap berupa Travel Check senilai lebih dari 1 miliar Rupiah.

Pemberian Travel Check dari seorang pengusaha swasta tersebut diduga berkaitan dengan adanya lelang tender pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Kementrian Kesehatan (Kemenkes) yang menghabiskan anggaran miliaran Rupiah pada saat Siti Fadila Supari masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan, antara tahun 2004 hingga 2009.

Sebelumnya diberitakan bahwa Siti Fadila Supari diduga telah melakukan penunjukan langsung kepada seorang pengusaha bernama Bambang Tanoesoedibjo dari PT. Prasasti Mitra dalam lelang tender proyek pengadaan Alkes di Kemenkes. Namun tuduhan terkait dengan penunjukan langsung dalam proyek tersebut ternyata belakangan dibantah keras oleh Siti Fadila Supari.

"Tuduhan bahwa saya selama ini telah melakukan penunjukan langsung kepada PT. Prasasti Mitra terkait dengan proses pemenangan proses lelang tender proyek pengadaan Alkes di Kemenkes tersebut adalah tidak benar dan saya selama ini sama sekali tidak pernah merasa menerima fee dalam bentuk Travel Check maupun menerima imbalan dalam bentuk apapun terkait dengan proyek tersebut" demikian kata Siti Fadila Supari di Gedung KPK Jakarta,  Selasa malam (1/11/3016).

Setelah resmi ditahan oleh penyidik KPK, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadila Supari untuk sementara waktu masih dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur. Siti Fadila Supari hingga kini diketahui masih sering bolak-balik menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait dengan dugaan suap dalam proyek pengadaan Alkes di Kemenkes.

Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Eko Sulestyono
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: