SABTU, 5 NOVEMBER 2016

JAKARTA --- Bentrokan antar massa dan aparat kepolisian saat unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Barat mereda. Pendemo yang awalnya merangsek maju perlahan mulai mundur.


Pantauan Cendana News di lokasi pukul 22.27 WIB malam, tampak para pengunjuk rasa mulai membubarkan diri. Namun, aparat kepolisian dan Kodam Jaya masih menjaga lokasi seputaran Istana Kepresidenan, guna mengantisipasi aksi susulan.

Imbas dari kericuhan tersebut, tak hanya pendemo dan anggota yang menjadi korban. Tampak sampah dan bekas aksi bakar-bakaran masih tersisa.

Sebelumnya, bentrokan terjadi saat unjuk rasa meminta pemerintah melakukan penegakan hukum atas dugaan penistaan agama yang dilakukan mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Massa Aksi menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo yang menghindar untuk menemui massa aksi Bela Islam, di Istana Negara.

Menurut, Ramli salah satu Pendemo, Seharusnya Presiden Joko Widodo berani menemui massa, untuk melakukan komunikasi terkait cara penyelesaian kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki alias Ahok.

"Presiden malah menghindar, pergi uji Percobaan KRL di Bandara Soekarno Hatta" kata Ramli.
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Adista Pattisahusiwa
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: