SELASA 29 NOVEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Akibat sopir mengantuk, sebuah mobil jenis Avanza warna krem dengan Nomor Polisi F 1656 GH, menabrak sebuah lapak Casette Disk (CD) di kawasan Pasar Gendeng Jalan Raya Solo-Piyungan Kilometer 5, Dusun Potrojayan, Madurejo, Prambanan, Sleman, Selasa (29/11/2016). Kendati tak ada korban jiwa, namun kejadian itu menimbulkan kerugian materi hingga puluhan juta rupiah.

Bagian depan mobil yang ringsek.
Lapak CD milik Prayitno (53), di kawasan Pasar Gendeng porak-poranda diterjang sebuah mobil Avanza Nopol F 1656 GH yang dikemudikan Suwasno. Beruntung, saat kejadian itu Prayitno sedang berada di seberang jalan, sehingga luput dari peristiwa yang bisa saja merenggut nyawanya itu.

Prayitno mengatakan, saat itu sekitar pukul 10.00 WIB, ia meninggalkan lapaknya ke warung seberang jalan untuk membeli minum. Beberapa saat setiba di warung, Prayitno melihat sebuah mobil meluncur dari arah utara dengan kecepatan sedang.

"Dari arah utara, mobil sudah terlihat seperti mengarah ke kanan jalan dan semakin keluar dari jalurnya. Belum sempat saya berteriak, mobil itu sudah menghantam lapak dagangan saya," ujarnya.

Akibat ditabrak mobil yang kemudian diketahui dikemudikan oleh Suwasno, warga asal Tasikmalaya, Jawa Barat itu, lapak milik Prayitno yang berupa tenda bertiang besi porak-poranda. CD dagangannya berantakan, juga seperangkat alat sound system berikut satu unit televisi hancur. Prayitno memperkirakan, kerugian akibat peristiwa itu mencapai sekitar Rp10 Juta.

Selain menghantam lapak milik Praytino, mobil itu juga menghantam satu unit sepeda motor jenis matic dengan Nopol AD 2057 EC milik Puput

Susilowati yang sedang diparkir di dekat lapak. Menurut Puput, setiap hari sepeda motornya memang diparkir di dekat lapak milik Prayitno, karena pabrik sarung tangan tempatnya bekerja berada di belakang lapak milik Prayitno.

"Sepeda motor saya rusak parah. Itu bagian mesinnya lepas dari bodi motor," ujar Puput.

Sementara itu, pengemudi mobil Avanza, Suwasno, mengaku mengantuk, sehingga tahu-tahu sudah menabrak lapak. Suwasno yang ditemui masih terlihat linglung, menjelaskan, ia bersama isterinya dari Solo hendak menuju ke Piyungan.

"Sedianya saya mau jemput sopir saya di SPBU Piyungan untuk menggantikan saya mengemudikan mobil. Tapi, belum sempat sampai sudah kejadian musibah ini," jelas Suwasno, yang merasa bersyukur karena ia bersama isterinya tak mengalami luka serius, meski bagian depan mobilnya rusak parah.

Kejadian naas yang kini dalam penanganan petugas Kepolisian Sektor Prambanan itu sempat menimbulkan kemacetan. Namun, kesigapan petugas membuat situasi segera kondusif. Sementara guna memastikan kondisi kesehatannya, Suwasno dan isterinya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Prambanan.

Jurnalis: Koko Triarko/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Koko Triarko


Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: