KAMIS, 24 NOVEMBER 2016

JAKARTA --- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Agus Hermanto menyebutkan, surat dari Golkar untuk pergantian ketua DPR akan dibahas oleh Pimpinan DPR. Isi surat dari DPP Partai Golkar maupun dari Fraksi Golkar adalah mengenai pergantian ketua DPR dari Ade Komarudin ke Setya Novanto.

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto
Menurutnya, sesuai mekanisme UU MD3, setelah adanya surat masuk ke pimpinan DPR, maka akan dilakukan rapat pimpinan dewan. Kemudian surat tersebut akan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.

Adapun, kata Agus, poin intinya dari DPP Partai Golkar hanya pergantian ketua DPR Ade Komarudin ke Setya Novanto.

"Pertama yang akan kami lakukan rapat pimpinan terlebih dahulu, mudah-mudahan hari ini pimpinan lengkap kami akan melakukan rapat pimpinan, minimal tiga pimpinan, kalau dua tidak qourum,"kata Agus di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Pengembalian jabatan ketua DPR kepada Novanto itu hanya untuk mengembalikan marwah Golkar, dimana simbol partai beringin itu telah terbukti 'bersih' dari kasus 'Papa Minta Saham'.

"Alasan Golkar mengganti Akom sebagai ketua DPR adalah untuk mengembalikan Setya Novanto ke posisi semula,"imbuhnya.

Sebelumnya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD DPR) telah memulihkan nama baik Novanto karena adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang menyatakan alat bukti dalam kasus 'Papa Minta Saham' tersebut tidak sah.

"Kalau tidak salah itu alasanya pengembalian nama baik, sudah dilaksanakan itu pengadilan MK," tuturnya.
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Adista Pattisahusiwa
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: