JUMAT, 25 NOVEMBER 2016

JAYAPURA --- Dua puluh lima guru tetap dan honor yang ada di perbatasan RI-PNG meneteskan air mata saat TNI AD melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengeman Perbatasan (Pamtas) Yonif 122 Tombak Sakti gelar silaturahmi bersama pada Jumat (25/11/2016).

TNI memberikan bingkisan utnuk guru di perbatasan
Silaturahmi ini dalam rangka rangka memperingati Hari Guru Nasional ke 71 dan terlaksana di pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonif 122/TS Skouw, Muara Tami, Kota Jayapura yang berbatasan langsung dengan negara PNG.  

Salah seorang guru perbatasan dari SMKN 4 Jayapura, Susanti Ansanay mengaku tersentuh dengan kegiatan yang dilakukan. Bagaimana tidak setiap tahunnya sangat jarang ada kegiatan silaturahmi seperti ini dan tetap memberikan semangat kepada guru.

"Bapak-bapak TNI ini sangat luar biasa pengabdiannya, mereka sudah membantu kami mengajar, artinya bukan hanya kami saja, mereka juga dapat meningkatkan sumber daya manusia khususnya bagi penerus bangsa Indonesia di Papua," kata Susanty sambil mata berkaca-kaca.

Kegiatan ini terlihat akrab dengan suasana kekeluargaan, keheningan dan rasa haru mulai terlihat saat Dansatgas Pamtas Yonif 122/TS, Letkol Inf Kohir berikan sambutan sekaligus memberikan bingkisan.

"Saya ingin mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan hidup saya dan juga seluruh prajurit dari tak bisa membaca, menulis hingga membedakan kebaikan dan hal buruk karena jasa-jasa guru. Siapa pun dia, apapun pekerjaan dia termasuk kami menjadi anggota TNI, semua atas didikan para guru yang tulus memberikan ilmunya," kata Letkol Inf Kohir.

Dirinya memberikan tali kasih bukan untuk mencari sensasi melainkan panggilan hati atas jasa-jasa guru yang tanpa pamrih tetap mendidik anak-anak di Papua khususnya di perbatasan.

"Tali kasih ini saya berikan kepada guru perbatasan RI-PNG yang telah bersama-sama dengan para prajurit kami mengajar di berbagai sekolah dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di Papua," ujarnya.

Hal senada juga disebutkan Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid. Atas inisiatif Satgas Pamtas Yonif 122/TS yang telah memberikan perhatian kepada para guru-guru, suasana ini sangat menyentuh perasaan mereka.

"Terima kasih Satgas Pamtas Yonif 121/TS, kami juga terbantu dengan adanya Tentara di perbatasan maupun ke pelosok kampung," kata Abdul.


Acara sederhana ini semakin menyentuh perasaan guru-guru yang hadir, wajah guru diselimuti rasa haru dengan mata berkaca-kaca saat Dansatgas membacakan puisi ciptaannya dihadapan guru dan murid-murid sekitar 30-an murid.
Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: