SELASA, 15 NOVEMBER 2016

SURABAYA --- Perhelatan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-71 Korps Marinir tahun ini menyuguhkan hal yang berbeda. Pada peringatan yang berlangsung hari ini, Selasa (15/11/2016) di Pantai Tambak Wedi dimulai dengan mengadakan acara upacara di dalam air (di laut) oleh ratusan anggota marinir, pramuka saka bahari dan para nelayan.


Upacara dipimpin oleh Letkol (Mar) Herviyanto dan inspektur upacara, Komandan Pasmar 1 Brigjen (Mar) Lukman. Uniknya, mimbar yang menjadi tempat sambutan inspektur upacara ialah Tank Amfibi PT-76(M).

"Kita ingin menunjukkan apa yang kita miliki kepada masyarakat. Agar mereka tahu dan ini juga merupakan bagian yang dimiliki rakyat. Ini bukan rahasia, ini milik rakyat juga," ujar Lukman kepada awak media selepas menjadi inspektur upacara.

Tank Amfibi PT-76(M) merupakan tank hasil buatan negara Rusia. Tank ini memiliki berat total siap tempur 14 Ton. Digerakkan dengan mesin Detroit Diesel 6V 92 bertenaga kuda 290 PK. Awak tempur yang ada dalam tank ini berjumlah 3 orang.

Tank ini bisa berjalan di darat maupun di air. Kecepatan jelajah di jalan 55 KM/Jam, sedangkan di air 10 KM/Jam. Apabila berjalan di jalan tanjakan bisa mencapai tanjakan 60 persen dengan kecepatan 6,8 KM/Jam.

Mengenai perlengkapan persenjataan, Tank ini dilengkapi dengan meriam berkaliber 90 mm dengan jumlah amunisi 38 butir. Memiliki panjang laras 3248 mm, dan elevasi antara -5 derajad sampai dengan 45 derajad. Kemampuan menembak meriam 6 butir per menit dengan berat meriam total 519 Kg.

Ada dua sistem penembakan yakni secara manual dan komputer. Dilengkapi pula dengan teropong bidik untuk siang hari maupun malam hari. Sebagai alat komunikasi, Tank ini dilengkapi dengan radio AN-VRC 64 yang mampu menempuh jarak komunikasi maksimal sejauh 15 Km.

Selain sebagai mimbar saat upacara berlangsung, Tank jenis ini juga dipamerkan di jalan tak tauh dari bibir Pantai Tambak Wedi. Banyak masyarakat yang ingin mengabadikan foto berlatarbelakang tank ini. Ada pula yang menaiki tank ini dan kemudian mengabadikan momen langka ini.


Suratmi, salah seorang pengunung mengaku sangat senang bisa diperbolehkan berfoto di atas tank jenis ini. "Senang sekali rasa bisa foto di atas tank ini. Ini pertama kalinya saya menaiki tank seperti ini," akunya kepada Cendana News di lokasi.

Pantauan Cendana News, ada pula anak-anak yang juga berfoto di atas tank. Tidak hanya cukup puas berfoto di atas tank, para masyarakat yang menyaksikan diperbolehkan juga masuk ke dalam tank. Masyarakat yang menyaksikan pameran ini terlihat riang.
Jurnalis : Nanang WP / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Nanang WP
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: