SENIN 7 NOVEMBER 2016

PONTIANAK --- Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Sustyo Iriono mengungkapkan, pihaknya mengamankan burung jenis kacer berjumlah 300 ekor. Burung kacer ini diburu dari kawasan hutan di Kabupaten Sambas. Burung kacer ini merupakan favorit para penggemar burung karena termasuk jenis ‘burung penyanyi’. 


Penyitaan Burung Kacer.

"Tim BKSDA Kalimantan Barat dan petugas Pos Pelabuhan Laut Dwikora Pontianak menggagalkan pengiriman sebanyak 300 ekor burung jenis Kacer (Copychus saularis) yang akan dibawa dengan tujuan Semarang," ujar Sustyo Iriono, Minggu, 6 November 2016.

Sustyo Iriono berdalih, jika ratusan burung kacer ini disita karena tidak memiliki dokumen resmi alias ilegal. Maka dari, burung-burung yang memiliki bulu panjang di ekor serta warna putih diamankan petugas.

"Tanpa dilengkapi dokumen yang sah ((Surat Angkutan Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri (SATS-DN))," ucapnya.

Pemilik ratusan ekor burung kacer atau pelaku adalah bermama Candra Prasetyo Nur Sasongko. Diketahui pemilik tinggal di Jalan Martadinata Kompleks Martamandala No.A3, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, Kota  Pontianak.

"Berdasarkan pengakuan pelaku bahwa satwa tersebut diperoleh atau dibeli dari masyarakat sekitar hutan Kabupaten Sambas. Terhadap pelaku sementara sedang dimintai keterangan, dan diberikan pemahaman untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Apabila berminat didorong untuk melakukan penangkaran," ujarnya.

Ia menyatakan, saat ini satwa yang sudah diserah terimakan diamankan di kandang transit Balai KSDA Kalimantan Barat. "Segera dilepasliarkan kembali di dalam kawasan hutan konservasi," ucapnya.

Tanpa menungu lama, pada Minggu, 6 November 2016 sekitar pukul 10.15 WIB telah dilepasliarkan 103 ekor burung jenis kacer di sekitar kawasan hutan Cagar Alam Mandor Kabupaten Landak. Disusul sekitar pukul 15.20 WIB kembali dilepasliarkan 176 ekor burung jenis kacer di sekitar kawasan hutan Cagar Alam Raya Pasi Kota Singkawang.

"Total keseluruhan yang dilepasliarkan sebanyak 279 ekor dan yang telah mati 21 ekor. Burung-burung tersebut hasil pengamanan petugas di Pos Pelabuhan Laut Dwikora Pontianak sebanyak 300 ekor burung jenis Kacer ," ujarnya.

Jurnalis: Aceng Mukaram/Editor: Irvan Sjafari/Foto Aceng Mukaram/Dokumen BKSDA
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: