SELASA, 8 NOVEMBER 2016

MAUMERE --- Seorang murid kelas III B Sekolah Dasar (SD) Inpres Maumere, Ignasius Randi (8), Selasa (8/11/201) meninggal dunia akibat tertindih kusen jendela yang roboh. Data yang diperoleh Cendana News dari beberapa  saksi di lokasi kejadin menjelaskan, korban yang saat itu sedang beristirahat siang sekitar pukul 11.10 WITA hendak ke WC dan berjalan melintasi lorong di samping ruangan kelas.


Saat berjalan, korban melintas di dekat empat buah kusen jendela yang disandarkan di tembok sekolah. Kusen jendela tersebut sudah dua tahun diletakan atau disandarkan di tembok tanpa diikat oleh kontraktor yang membangun sekolah tersebut.

Simon Saloka, murid kelas VIA saat melintas melihat korban dalam keadaan terbaring berlumuran darah di tanah dengan posisi miring ke kiri. Saat ditemukan korban tertindih oleh salah satu kusen jendela yang roboh sementara kedua tangan korban sedang menahan kusen tersebut.

Simon menyebut sempat membantu mengangkat kusen tersebut, namun karena terlalu berat sehingga dirinya melepaskan kembali dan saat itu juga datang Mareslinus Yonas, guru kelas VIA.

“Saya membantu mengangkat kusen yang menindih korban di bagian tengkuk atau belakang kepala, “ jelasnya,

Setelah itu, Marselinus  bersama salah satu orang tua murid membawa korban ke Rumah Sakit TC Hillers Maumere untuk mendapatkan perawatan medis namun karena terlalu banyak mengalami pendarahan, korban pun meninggal dunia sekitar 30 menit kemudian.


Data yang didapat Cendana News, diperkirakan korban memegang dan menginjak salah satu kusen tersebut sehingga hilang keseimbangan yang mengakibatkan kusen roboh menindih korban.

Korban terjatuh dan kepala korban kemungkinan terbentur pada beton taman, Kusen tersebut terbuat dari kayu bayam dan tergolong berat. Akibat belum selesainya pekerjaan, kusen tersebut dibiarkan tergeletak di tembok.
Jurnalis : Ebed de Rosary / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: