SENIN, 28 NOVEMBER 2016
SURABAYA--- Persiapan demi persiapan telah dilakukan oleh Tim Barunasta Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) untuk mengikuti perhelatan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) yang akan dilaksanakan mulai besok (29/11/2016) hingga (1/12/2016) mendatang di Kampus Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). Tim Barunasta ITS akan menerjunkan 3 kapal andalannya, dalam tiga kategori perlombaan.

Nama-nama kapal yang diikutsertakan yakni, NALA 5 untuk kategori Kontes Kapal Kendali Otomatis. HYDROS untuk kategori Kontes Kapal Cepat Bahan Bakar dengan Kendali Jarak Jauh. Dan yang terakhir ialah ASTRAMAYA EVO untuk kategori Kontes Kapal Cepat Listrik dengan Kendali Jarak Jauh.

Kapal yang akan bertanding besok, dujicobakan di kampus setempat.
Menurut Muhammad Rival Fauzi, Ketua Tim ASTRAMAYA EVO mengatakan, kelebihan dari kapal jenis ini ialah memiliki stabilitas yang tinggi.

"Dengan berat lambung kapal yang hanya 1,5 kg dan desain kapal yang ramping diharapkan kapal ini mampu mencapai kecepatan yang maksimal," ujarnya kepada Cendana News Senin, (28/11/2016) sesaat setelah melakukan uji coba kapal di kolam 8 Kampus ITS.

Menurutnya, berdasarkan uji coba terakhir, kapal ASTRAMAYA EVO dapat mencapai kecepatan 80 km/jam. Lelaki yang akrab disapa Rival ini mengaku, kendala dalam menangani kapal jenis ini ialah masalah elektrik.

"Karena kita menggunakan media air dan kapal kita pakai sumber elektrik, jadi sering terjadi korsleting pada elektriknya," ujarnya.

Jenis kapal Astramaya yang besok akan dipertandingkan dalam Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN).
Kapal yang menghabiskan dana Rp 4 juta ini, memiliki beberapa komponen penting yakni, motor sebagai penggerak. ESC atau Electronic Speed Control sebagai pengatur kecepatan. Servo sebagai penggerak ke kanan dan ke kiri. Reseiver sebagai penerima sinyal dari remot. Dan yang terakhir remot pengendali.

Dalam perlombaan nanti, Rival menjelaskan, akan ada dua tipe penilaian berdasarkan lintasan. Pertama, lintasan Drag. Dalam lintasan ini peserta diharuskan memperoleh waktu yang sesingkat-singkatnya dengan kecepatan yang semaksimal mungkin untuk menempuh jarak lintasan 50 meter. Kedua, lintasan Manuver. Panitia lomba akan menyediakan lintasan yang siap dilalui kapal-kapal peserta. Tiap kapal peserta yang berhasil melalui lintasan dengan mulus akan mendapat poin. Apabila kapal peserta tidak dapat melewati lintasan dengan mulus juga akan dikenai pengurangan poin. 

"Dengan kecepatan tinggi, kapal kita langsung bisa bermanuver 90 derajat," tandasnya.

Rival berharap, dalam kontes yang akan mulai diselenggarakan esok hari timnya dapat menyabet gelar juara.

"Semoga bisa juara satu dan bisa juga menyabet gelar best desain," pungkasnya.

Jurnalis: Nanang WP / Editor: Satmoko / Foto: Nanang WP
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: